Deretan 10 Saham Paling Bersinar di Pekan Ini

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham Indonesia sepanjang pekan ini terbilang cerah bergairah, meski di perdagangan akhir pekan ini terkoreksi, di tengah upaya pemulihan kepercayaan investor global menyusul serangkaian tekanan terhadap integritas pasar modal serta penyesuaian pandangan lembaga pemeringkat internasional terhadap prospek utang Indonesia.

Merujuk Refinitiv, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (13/2/2026) ditutup melemah 0,64% di posisi 8.212,27. Namun sepanjang pekan ini, IHSG melonjak 3,49% secara point-to-point (ptp).

Baca: Investasi Ini Diramal Cuan di Tahun Kuda Api

Pembalikan arah IHSG terjadi di tengah upaya pemulihan kepercayaan investor global menyusul serangkaian tekanan terhadap integritas pasar modal serta penyesuaian pandangan lembaga pemeringkat internasional terhadap prospek utang Indonesia.

Pemerintah dan otoritas bursa merespons hal ini dengan langkah-langkah strategis, mulai dari perbaikan transparansi data hingga diplomasi ekonomi tingkat tinggi ke Amerika Serikat.

Baca: Danantara Taruh 50% Investasi di Saham & Obligasi

Dari sisi ekonomi regional, data terbaru dari China menunjukkan bahwa tantangan ekonomi di kawasan Asia masih cukup berat. Biro Statistik Nasional China melaporkan bahwa tingkat inflasi konsumen (CPI) pada Januari 2026 melambat secara signifikan menjadi 0,2 % secara YoY.

Angka ini turun tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,8%, serta berada di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi di level 0,4%. Penurunan ini menandai level inflasi terendah sejak Oktober tahun lalu, yang mengindikasikan masih lemahnya permintaan domestik di China.

Faktor utama penekan inflasi adalah penurunan harga pada kelompok makanan, yang mencatat deflasi sebesar 0,7% setelah sebelumnya naik pada bulan Desember. Penurunan harga terlihat jelas pada komoditas pokok seperti daging babi, telur, dan minyak goreng.

Baca: Era Bos Fed Kevin Warsh Dimulai: Dolar Bisa Berubah Arah, Rupiah Diuji

Selain itu, inflasi inti yang tidak memperhitungkan harga pangan dan energi juga tercatat melemah ke level 0,8%, yang merupakan laju terlemah dalam enam bulan terakhir.

Data ini memberikan sinyal bahwa upaya stimulus konsumsi yang dilakukan pemerintah China belum sepenuhnya berhasil mendongkrak daya beli masyarakat secara berkelanjutan.

Saat IHSG pulih dari kondisi terpuruknya, meski di akhir pekan kembali terkoreksi, ada beberapa saham yang justru mengalami penguatan kencang. Setidaknya ada 10 saham yang kenaikannya di atas 40% sepanjang pekan ini.

Berikut ini daftarnya.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(chd/chd)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jembatan Gantung di Jember Putus Diterjang Banjir, Warga Harus Memutar 10 Km | SAPA PAGI
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Dibuka 22 Februari, Ini Jadwal dan Rute Lengkapnya
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Momen Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG Polri
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pro dan Kontra Bad Bunny Kenakan Brand Fast Fashion di Super Bowl Halftime Show
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Cara Daftar Mudik Gratis DKI Jakarta 2026: Link, Syarat, dan Jadwal Keberangkatan
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.