Vale Perkuat Edukasi Tanggap Bencana bagi Siswa SD

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MOROWALI-PT Vale Indonesia memperkuat komitmen keberlanjutannya melalui edukasi tanggap bencana bagi siswa sekolah dasar di Morowali. Program tersebut digelar bersama BPBD Morowali dan PT Petrosea Tbk sebagai bagian dari investasi sosial perusahaan.

Kegiatan yang digelar 3 hingga 5 Februari ini menyasar sekolah-sekolah dasar di desa binaan PT Vale IGP Morowali ini merupakan bagian dari strategi tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Utamanya dalam mendukung keselamatan, ketangguhan komunitas, dan keberlanjutan wilayah. Program dilaksanakan di SDN Dampala, SDN Siumbatu, SDN 1 dan 2 Onepute Jaya, serta SDN 1 dan 2 Bahomotefe dengan tema “Siap Siaga, Selamat Bersama: Anak Sekolah Tangguh Bencana.”

Manajemen PT Vale menilai edukasi kebencanaan sejak dini sebagai investasi sosial jangka panjang, khususnya di Sulawesi Tengah yang memiliki tingkat risiko gempa bumi relatif tinggi. Melalui pendekatan edukatif dan simulatif, para siswa dibekali pemahaman dasar mengenai potensi bencana, langkah mitigasi, hingga prosedur keselamatan yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah.

Community Development Officer Bahodopi PT Vale, Salwa, menyampaikan bahwa keselamatan merupakan nilai fundamental dalam seluruh aktivitas perusahaan. Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat termasuk anak-anak menjadi bagian tak terpisahkan dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

“Melalui edukasi dan praktik kebencanaan sejak dini, kami ingin membangun kesiapan mental dan keberanian anak-anak untuk bertindak tepat dalam situasi darurat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kerja mencerminkan komitmen bersama bahwa kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab kolektif,” ujar Salwa.

Dari sisi pemerintah daerah, BPBD Kabupaten Morowali mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terbangun. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Morowali, Mohammad Ridwan Mangkali, menilai program ini berkontribusi langsung dalam membangun kesadaran risiko di tingkat akar rumput.

“Edukasi kebencanaan sejak usia dini adalah investasi penting untuk membentuk masyarakat yang lebih tangguh. Dukungan dunia usaha seperti PT Vale dan PT Petrosea sangat membantu memperkuat kapasitas daerah dalam pengurangan risiko bencana,” ujarnya.

Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh institusi pendidikan. Kepala SDN Siumbatu, Serno, menyebut antusiasme siswa meningkat seiring metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif.

“Anak-anak kini lebih memahami bagaimana bersikap saat terjadi bencana dan terlihat lebih percaya diri. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan menjadi bagian dari pembelajaran berkelanjutan,” katanya.

Melalui program ini, PT Vale menegaskan komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kapasitas sosial masyarakat di sekitar wilayah tambang. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor pendidikan dinilai menjadi kunci dalam membangun ketangguhan daerah sekaligus mendukung iklim investasi yang berkelanjutan di Morowali. (edo)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Film Horor Indonesia: Candu Pemacu Adrenalin
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Transjakarta, Teman Irit Warga Kota Saat Biaya Hidup Kian Mengimpit 
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Jokowi Dukung UU KPK Versi Lama, Eks Penyidik Ingatkan Hal Ini!
• 52 menit laluokezone.com
thumb
Menggaungkan Safety Riding di IIMS 2026
• 27 menit lalumedcom.id
thumb
Rumah Tangga Harmonis Denny Caknan dan Bella Bonita, Tanda Suami Penuh Cinta
• 4 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.