jpnn.com, JAKARTA - Praktisi Feng Shui Rezza Anggara meluncurkan buku terbarunya berjudul How to Prosper Like Emperors. Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-2 Anggara Treasures yang digelar di Jakarta.
Buku ini hadir sebagai kompendium strategi yang mengadaptasi kebijaksanaan kuno Imperial Feng Shui ke dalam konteks profesional modern.
BACA JUGA: Wakapolri Luncurkan Buku Strategi Polri Hadapi TPPO di Era Digital
Berbeda dengan bacaan motivasi pada umumnya, Rezza menawarkan perspektif radikal mengenai konsep kemakmuran (prosper) yang dimulai dari kemampuan membaca aliran energi dan momentum pengambilan keputusan.
"How to Prosper Like Emperors disusun dengan pendekatan Imperial Feng Shui bukan sebagai klenik, melainkan sebagai tools untuk membaca wilayah tak terlihat,” ujar Rezza Anggara saat peluncuran buku tersebut.
BACA JUGA: Peluncuran Buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia: 100 Tahun Keberagaman dan Kerja Kemanusiaan
Ia menekankan bahwa tujuan utama buku ini adalah agar setiap keputusan bisnis maupun personal selaras dengan ritme alam, sehingga energi tidak terbuang percuma.
Buku ini dirancang bagi mereka yang mengedepankan logika dan membutuhkan instrumen tambahan dalam pengambilan keputusan bisnis maupun personal yang krusial.
BACA JUGA: Ariani dan Widarti Hadirkan Dokumentasi Sejarah Visual Media Perempuan
Salah satu terobosan pemikiran yang digarisbawahi dalam buku ini adalah efisiensi penerapan. Berbeda dengan anggapan umum bahwa Fengshui identik dengan pembongkaran atau renovasi bangunan yang menelan biaya besar, Rezza memperkenalkan prinsip reharmonisasi.
Ia menekankan bahwa perubahan nasib atau peningkatan performa bisnis bisa dicapai melalui penyesuaian strategis yang tidak selalu radikal secara fisik, tetapi berdampak masif secara energi.
“Seringkali, hambatan terbesar kita bukanlah kurangnya sumber daya, melainkan ketidakselarasan (disharmoni) energi di sekitar kita. Yang dibutuhkan hanyalah pemahaman terhadap struktur energi tersebut dan keberanian untuk melakukan penyesuaian strategis,” ujar Rezza.
Ia menambahkan dengan perubahan kecil yang dilakukan pada titik dan waktu yang tepat, dampaknya bisa sangat signifikan. Inilah esensi dari efisiensi yang dilakukan para kaisar.
Peluncuran buku ini menjadi manifestasi dari visi Anggara Treasures untuk memperluas literasi Feng shui berbasis Science Imperial di Indonesia. Karya ini diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan sains klasik yang telah teruji zaman dengan kebutuhan masyarakat urban modern yang menuntut rasionalitas, efisiensi, dan keberlanjutan.
Buku How to Prosper Like Emperors kini telah tersedia dan siap menjadi panduan bagi siapa saja yang ingin membangun fondasi kemakmuran yang kokoh, selayaknya para kaisar membangun dinasti mereka.(ray/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Buku Kesaksian 23 Wartawan Kompas Ungkap Sisi di Balik Layar Jurnalisme Indonesia
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




