GenPI.co - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons wacana pembentukan koalisi permanen, yang digagas Partai Golkar.
“Kalau bagi PDIP, koalisi permanen hanya dengan rakyat,” kata Hasto dikutip dari Antara, Senin (16/2).
Hasto mengatakan sistem politik Indonesia, yaitu mengembalikan makna kekuasaan untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat.
Dia menyampaikan PDIP menghormati kedaulatan partai politik lainnya, termasuk wacana pembentukan koalisi permanen.
“Dinamika politik itu dinamis. Kalau ada partai menggagas kerja sama permanen, kami tidak mencampuri kedaulatan partai lain,” tuturnya.
Sebelumnya, Partai Golkar mengusulkan koalisi permanen, sebagai bentuk kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan tujuan koalisi permanen untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah, didukung politik yang stabil.
Kemudian, mempercepat pengambilan keputusan dan menjaga keberlangsungan pembangunan dalam jangka panjang.
Bahlil mengatakan koalisi permanen merupakan transformasi pola kerja sama politik, dari sekadar koalisi elektoral menuju koalisi yang ideologis dan strategis.
“Pembentukan koalisi permanen, tidak hanya untuk memenangkan kontestasi dalam pemilihan Presiden,” ucapnya. (ant)
Video viral hari ini:





