HARIAN FAJAR, PINRANG – Anggota DPRD Kabupaten Pinrang Supardi menggelar reses di dua titik di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Reses pertama dilaksanakan di Lappa-lappae, Kelurahan Tellumpanua pada Kamis, 12 Februari 2026.
Kemudian, reses kedua dilaksanakan di Polewali Kecamatan Suppa pada Jumat, 13 Februari 2026.
Reses yang bertujuan untuk menyerap aspirasi rakyat tersebut dan diintegrasikan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis mendapatkan antusiasme warga Suppa.
Kegiatan reses dan silaturahmi dilaksanakan oleh Supardi yang juga Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pinrang, sebagai bagian dari penyerapan aspirasi masyarakat.
Supardi menegaskan bahwa reses merupakan wadah resmi untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD, khususnya yang menjadi ruang lingkup Komisi III seperti infrastruktur, pengairan, dan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pinrang ini menuturkan bahwa kegiatan reses ini dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Anggota DPRD Kabupaten Pinrang dalam rangka menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.
“Selain kegiatan reses ini yang bertujuan menyerap aspirasi dari masyarakat, kami juga menggelar kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat yaitu pemeriksaan kesehatan secara gratis, ini bentuk kepedulian Anggota DPRD khususnya dari Fraksi Gerindra kepada masyarakat,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Pinrang ini.
Aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui kegiatan reses tersebut masih di dominasi harapan masyarakat untuk perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi pertanian.
Sebagaimana yang disampaikan salah satu tokoh masyarakat Desa Ladea, Muh. Thamrin. Menurutnya, sudah puluhan tahun petani di Desa Polewali dan sekitarnya tidak menikmati saluran irigasi untuk pertanian dan mereka bertani hanya mengandalkan air hujan yang musimnya tidak menentu.
Padahal, sambung Thamrin, dahulu air irigasi sampai di Desa Polewali dan bisa dinikmati oleh petani, tapi sekarang tidak lagi.
“Sehingga, melalui kesempatan ini, kami atas nama masyarakat dan petani di Desa Polewali dan sekitarnya ini memohon kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Anggota DPRD untuk memperhatikan saluran irigasi ini,” ungkap Thamrin.
Selain itu, penonaktifan BPJS Gratis juga menjadi pertanyaan warga, sebagaimana yang disuarakan oleh salah satu tokoh masyarakat, M Sabir.
Sedangkan Hasnah, mewakili suara perempuan meminta bantuan modal untuk UMKM.
Menjawab berbagai aspirasi masyarakat tersebut Supardi berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Suppa sesuai regulasi dan kewenangan yang dimilikinya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pinrang. (ams)




