GORAKHPUR (Realita)- Seorang pria berusia 24 tahun meninggal dunia setelah perselisihan mengenai pemutaran musik keras di sebuah pesta pernikahan meningkat menjadi bentrokan kekerasan di desa Harijanpur, di bawah kantor polisi Sikriganj, distrik Gorakhpur , pada Selasa malam.
Korban meninggal, yang diidentifikasi sebagai Munib Chauhan, mengalami luka serius selama perkelahian yang terjadi di sebuah acara pernikahan di kediaman Balchand.
Baca juga: Pekerja Proyek PT IPIP Bentrok
Menurut polisi dan saksi mata, pertengkaran terjadi antara dua kelompok mengenai volume musik DJ. Adu mulut tersebut segera berubah menjadi perkelahian fisik, di mana Munib mengalami luka kritis dan tak sadarkan diri di tempat kejadian.
Anggota keluarga dan penduduk desa segera membawanya ke rumah sakit terdekat, di mana dokter menyatakan kondisinya kritis.
Meskipun telah diberikan perawatan, ia akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya.
Baca juga: Selisih Paham, Pekerja PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) Cilegon Bentrok
Berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh saudara perempuan korban, Saroj Devi, polisi mendaftarkan laporan polisi (FIR) terhadap lima orang, termasuk tiga tersangka yang disebutkan namanya. Dua tersangka telah ditahan untuk diinterogasi, sementara tim telah dibentuk untuk melacak tersangka lainnya.
SP (Selatan) Dinesh Kumar mengatakan pasal-pasal yang sesuai telah diterapkan dan menjamin tindakan tegas terhadap mereka yang terlibat.
Pasukan polisi tambahan telah dikerahkan di desa tersebut untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Baca juga: Tawuran Antar Ormas di Kota Bandung, 1 Tewas Mengenaskan Akibat Kena Bacok
Editor : Redaksi




