Penulis: Saeful Hardi
TVRINews, Kabupaten Bogor
Sebanyak 3.800 kendaraan wisatawan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak mulai memadati jalur utama Puncak pada Senin pagi, 16 Februari 2026. Ratusan personel kepolisian hingga sukarelawan pengatur arus lalu lintas (supeltas) dikerahkan.
Sejak pagi, jalur kawasan Puncak mulai dipadati wisatawan dari arah Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak. Antrean kendaraan terjadi di Simpang Gadog, didominasi kendaraan roda empat bernomor polisi luar daerah.
Guna mengurai antrean di jalur utama Puncak yang mengalami peningkatan volume kendaraan saat libur cuti bersama perayaan Imlek, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa ganjil genap di Simpang Gadog. Kendaraan yang tidak sesuai dengan nomor polisi yang diberlakukan diputar arah ke Jalan Raya Ciawi.
Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sekitar 3.800 kendaraan wisatawan telah memasuki jalur utama kawasan Puncak Bogor. Jumlah tersebut diprediksi masih akan terus bertambah hingga siang dan sore hari.
Kepala Bidang Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, IPTU Ardian Novianto, mengatakan penerapan ganjil genap telah diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB.
“Saat ini memang kami sedang memberlakukan penerapan ganjil genap di Simpang Gadog yang kami laksanakan mulai 06.00 tadi pagi. Sampai dengan pukul 08.00 jumlah kendaraan yang keluar mencapai kurang lebih 3.800 kendaraan dan ini masih akan terus meningkat karena trennya meningkat terus sejak pukul 05.00 pagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, antrean kendaraan sempat terjadi hingga kurang lebih 500 meter di depan Simpang Gadog. Pihak kepolisian memprediksi peningkatan volume kendaraan masih akan terjadi hingga siang hari.
Untuk pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, sebanyak 106 personel Satlantas Polres Bogor dikerahkan. Selain itu, terdapat 60 anggota supeltas, 50 personil Dinas Perhubungan, serta 30 personil Satpol PP yang turut membantu pengaturan di lapangan.
Polisi memprediksi puncak kedatangan wisatawan akan terjadi pada Selasa siang, sementara arus balik diperkirakan berlangsung esok hari, seiring aktivitas rutin pekerja yang kembali dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026.
Editor: Redaktur TVRINews





