Prabowo Bertolak ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Impor dan Kerja Sama Strategis

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Washington DC pada 16 Februari 2026 didampingi Bahlil Lahadalia dan Teddy Indra Wijaya.
  • Agenda utama pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump adalah penguatan hubungan dan kerja sama strategis kedua negara.
  • Pembahasan penting meliputi kesepakatan tarif impor serta situasi terkini terkait Board of Peace.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 16 Februari 2026.

Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo nantinya diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan, pertemuan Prabowo dengan Trump akan membahas perihal kesepakatan tarif impor.

"Ya intinya sih itu ya, kesepakatan. Penandatanganan terhadap kesepakatan tarif," kata Sugiono ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, pembahasan mengenai situasi terkini serta terkait Board of Peace juga akan dilakukan antara Prabowo dan Trump.

"Kan implementasinya ini kan masih terus dikaji, digodok. Kita juga konsultasi dan koordinasi dengan teman-teman yang grup 8 ini," kata Sugiono.

Baca Juga: Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Lahadalia Goda Emil Dardak, Agar Pindah Golkar
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Pukat UGM: RUU Perampasan Aset Hanya Janji Manis Politisi
• 3 menit lalukompas.tv
thumb
Buffen triple-double, RANS gilas Satya Wacana 93-63
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Kuliah di Al Azhar, Oki Setiana Dewi Tetap Jadi Dosen UMJ dan Juri Dai di Malaysia
• 8 jam laluintipseleb.com
thumb
Menlu AS: Trump Lebih Suka Berunding daripada Perangi Iran
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.