VIVA – Mahkamah Agung Arab Saudi menyerukan kepada seluruh umat Muslim di Kerajaan untuk memantau kemunculan hilal Ramadan pada Selasa malam.
Dalam pengumuman yang dilansir Saudi Press Agency (SPA), Senin, 16 Februari 2026, Mahkamah meminta siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong, agar segera melaporkan temuannya ke pengadilan terdekat untuk mendaftarkan kesaksian.
Bagi warga yang memerlukan bantuan, Mahkamah juga meminta agar mereka menghubungi pusat atau otoritas setempat guna mendapatkan panduan menuju pengadilan terdekat. Selain itu, masyarakat yang memiliki kemampuan melakukan rukyatul hilal diimbau untuk bergabung dengan komite pemantauan yang telah dibentuk di masing-masing wilayah.
Mahkamah menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam proses ini memiliki manfaat besar bagi seluruh umat Muslim, karena hasil pemantauan akan menentukan awal bulan suci Ramadan.
Selasa bertepatan dengan tanggal 29 Sya’ban. Apabila hilal terlihat pada malam tersebut, maka 1 Ramadhan akan dimulai pada Rabu. Namun jika hilal tidak terlihat, bulan Sya’ban akan digenapkan menjadi 30 hari dan Ramadhan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026.
Pakistan Mulai Berpuasa 19 FebruariDi Pakistan, Badan antariksa nasional Pakistan telah mengumumkan bahwa hilal Ramadhan kemungkinan akan terlihat di Pakistan pada tanggal 18 Februari dan akibatnya, awal bulan suci puasa diperkirakan akan jatuh pada tanggal 19 Februari di negara Asia Selatan tersebut.
Komite Ruet-e-Hilal bertugas untuk mengamati bulan untuk bulan baru dalam kalender Islam, telah menerima konfirmasi penetapan awal Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pengamatan visual dan berdasarkan kesaksian yang diterima tentang penampakan hilal dari beberapa bagian negara.
Komisi Penelitian Antariksa dan Atmosfer Atas Pakistan (SUPARCO) mengatakan pada hari Jumat, bahwa hilal Ramadhan diperkirakan akan lahir pada tanggal 17 Februari pukul 17:01 Waktu Pakistan, dan menambahkan bahwa usia bulan baru akan sekitar 25 jam dan 48 menit pada saat matahari terbenam pada tanggal 18 Februari.
"Berdasarkan parameter astronomi, kemungkinan penampakan bulan baru dengan mata telanjang sangat besar pada malam tanggal 18 Februari 2026," kata SUPARCO.
"Oleh karena itu, tanggal 1 Ramadhan kemungkinan besar akan jatuh pada 19 Februari 2026."





