Pantau - Tokoh Muslim Tionghoa Jusuf Hamka atau Baba Alun menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah serta menilai program tersebut justru menciptakan banyak lapangan kerja.
Ia menyatakan, "Saya pikir tidak pas. Dengan adanya MBG ini, banyak lapangan pekerjaan yang tercipta," ungkapnya.
Menurut Jusuf Hamka, program Makan Bergizi Gratis atau MBG memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi di sektor pangan.
Ia menjelaskan bahwa UMKM selama ini bertindak sebagai katalis utama dalam pemberdayaan koperasi yang menjadi pemasok bahan baku MBG.
Efek Berantai ke Sektor PanganBahan baku yang diserap dalam program tersebut meliputi telur, ayam, ikan, daging, susu, dan sayuran.
Ia mengatakan, "Peternak telur, peternak ayam, ikan, semua daging, semuanya ikut terbeli. Sayur-sayuran juga terbeli," ujarnya.
Ia mengakui program MBG belum sepenuhnya sempurna, namun menurutnya perlu menjadi fokus bersama untuk diperbaiki dari sisi kualitas, pengawasan, kolaborasi, serta mekanisme pelaksanaan.
Ia menyampaikan, "Mungkin saat ini belum sempurna, seperti saya bilang, yuk kita sempurnakan bersama-sama," katanya.
Jusuf Hamka juga mengajak masyarakat mendukung program pemerintah dalam membuka lebih banyak lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja baru.
Ia menegaskan, "Yuk, kita dukung program pemerintah karena pemerintah bukan hanya MBG, tapi juga menyerap tenaga kerja orang-orang kita," tuturnya.
Ia mengingatkan pemerintah terus mengupayakan berbagai kebijakan strategis untuk menyejahterakan dan memakmurkan rakyat melalui program prioritas.
Ia menyatakan, "Pemerintah sedang mencari bentuk untuk menyejahterakan dan memakmurkan rakyatnya," ungkapnya.
MBG Dinilai Strategis bagi Masa Depan BangsaSebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis memiliki nilai strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa Indonesia.
Ia mengatakan, "Dari program unggulan, ini (MBG) yang paling atas, karena setiap ada acara dan setiap kegiatan, Presiden Prabowo Subianto senantiasa menyampaikan perihal makan bergizi," ujarnya.
Menurut Sony, ketika Presiden RI membahas MBG dalam berbagai kegiatan kenegaraan, hal tersebut bukan semata kebanggaan terhadap program, melainkan karena nilai besar yang menyangkut masa depan bangsa.
Ia menilai MBG memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar program pemberian makanan.




