Intip Jurus Bukalapak (BUKA) Genjot Kinerja Bisnis Gaming di 2026

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) telah menyiapkan strategi untuk menggenjot kinerja keuangan dari bisnis gaming pada 2026.

Berdasarkan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Senin (16/2/2026), manajemen BUKA menargetkan pertumbuhan kinerja segmen gaming yang berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan profitabilitas dan kualitas pendapatan, yang akan dicapai melalui optimalisasi monetisasi dan penguatan basis pengguna.

Strategi pengembangan ekosistem salah satunya dengan tetap melakukan ekspansi pasar secara selektif, penambahan variasi produk digital dengan tingkat utilisasi yang tinggi, serta penguatan kerja sama dengan mitra strategis untuk memastikan ketersediaan produk game berkualitas dengan harga yang kompetitif baik di pasar lokal maupun internasional.

BUKA juga akan terus meningkatkan performa dan keandalan platform, serta kualitas pengalaman pengguna guna mendorong retensi serta frekuensi transaksi pengguna.

Selain itu, BUKA akan mengoptimalisasi sinergi dengan jaringan distribusi yang telah dimiliki untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan produktivitas pengguna dalam ekosistem gaming.

Adapun, sampai dengan kuartal III/2025, ekosistem gaming terus menunjukkan perkembangan yang positif dan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung kinerja usaha

Baca Juga

  • Bukalapak Mulai Kaji Ulang Rencana Dana IPO BUKA, Ada Apa?
  • Bukalapak Dicecar BEI Soal Sisa Dana IPO Rp4,28 T, Ini Jawaban BUKA
  • Target Harga Terbaru Saham Bukalapak (BUKA) yang Bergeliat di Bisnis Gaming

Sepanjang 2025, produk yang menjadi kontributor utama pada segmen gaming terutama berasal dari layanan top-up game serta penjualan voucher game dan voucher digital untuk layanan streaming.

Produk-produk tersebut terus menunjukkan kinerja yang baik seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi konten digital dan tren transaksi yang semakin bergeser ke platform daring.

Pada September 2025, BUKA mencatatkan laba bersih didorong oleh perolehan laba nilai investasi sebesar Rp2,32 triliun.

Pendapatan BUKA juga tercatat naik menjadi Rp4,72 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp3,39 triliun. Capaian ini naik 39,03% secara tahunan atau year on year (YoY).

Pendapatan ini didorong oleh pendapatan gaming senilai Rp3,85 triliun, pendapatan online to offline sebesar Rp605,9 miliar, ritel senilai Rp226,7 miliar, dan pendapatan investasi sebesar Rp42,7 miliar.

Segmen Gaming tetap menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan mencapai Rp1,4 triliun pada kuartal III/2025, tumbuh stabil sebesar 2% secara kuartalan dibandingkan dengan kuartal II/2025.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cak Imin Minta Pemda Proaktif Perbarui Data PBI JKN
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Parma vs Verona, Gol Larut Matteo Pellegrino Pastikan Kemenangan Gialloblu
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Cak Imin Ungkap Penerima PBI BPJS Capai 152 Juta Orang: 52 Persen dari Penduduk Kita
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Kekecewaan Pengguna Sulit Klaim Ganti Rugi Ban Usai Hantam Lubang di Tol Wiyoto Wiyono
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Pertamina Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jatim Jelang Imlek dan Ramadhan 1447 H
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.