Masih Suka Lewat di Depan Orang Shalat? Rasulullah Beri Peringatan Keras

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dalam keseharian, khususnya di masjid atau mushala yang ramai, masih sering dijumpai orang yang melintas di depan jamaah yang sedang shalat. Padahal, perbuatan ini mendapat peringatan keras dalam ajaran Islam dan tidak boleh dianggap sepele.

Rasulullah ﷺ bersabda:

Baca Juga :
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa saat Megawati dan keluarga Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
Penyakit Hati dalam Islam, Penyebab Rusaknya Kesehatan Mental dan Fisik

لَوْ يَعْلَمُ الْمَارُّ بَيْنَ يَدَيِ الْمُصَلِّي مَاذَا عَلَيْهِ مِنَ الإِثْمِ، لَكَانَ أَنْ يَقِفَ أَرْبَعِينَ خَيْرًا لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ

Artinya:
“Seandainya orang yang lewat di depan orang yang sedang shalat mengetahui dosa yang akan ia tanggung, niscaya ia berdiri menunggu selama empat puluh tahun itu lebih baik baginya daripada ia lewat di depannya.”
(HR. Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim)

Hadits ini disampaikan langsung oleh Muhammad ﷺ sebagai bentuk peringatan agar kaum Muslimin menjaga adab dan kekhusyukan dalam shalat.

Mengapa Lewat di Depan Orang Shalat Dilarang?

Shalat merupakan ibadah paling utama yang menjadi sarana komunikasi langsung antara seorang hamba dengan Allah SWT. Ketika seseorang berdiri menghadap kiblat, ia dituntut untuk khusyuk dan fokus sepenuhnya. Melintas di depannya dapat mengganggu konsentrasi dan merusak kekhusyukan shalat tersebut.

Larangan ini berlaku baik di masjid, mushala, maupun di tempat umum selama seseorang terlihat sedang melaksanakan shalat.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Kesalahan ini masih banyak terjadi karena dianggap ringan. Ada yang terburu-buru, ada pula yang merasa jaraknya cukup jauh. Padahal selama masih berada di area depan orang shalat—khususnya batas tempat sujud—maka perbuatan tersebut tetap terlarang.

Apa Solusinya?

Islam memberikan solusi yang mudah dan praktis agar larangan ini bisa dihindari, di antaranya:

  1. Menunggu dengan sabar hingga orang yang shalat selesai.
  2. Lewat di belakang orang yang shalat, bukan di depannya.
  3. Menggunakan sutrah (pembatas shalat) seperti tembok, tiang, kursi, atau benda lain agar orang lain tidak melintas.
  4. Saling mengingatkan dan mengedukasi keluarga serta anak-anak tentang adab shalat dan adab di masjid.

Dengan memahami hadits Nabi ﷺ beserta maknanya, diharapkan umat Islam lebih berhati-hati dan menjaga adab dalam beribadah. Perkara yang terlihat kecil ini bisa bernilai besar di sisi Allah SWT jika dijaga dengan penuh kesadaran.

Baca Juga :
Masyaallah, Ini Keutaman Nisfu Syaban dan Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
Islam Mengajarkan Persatuan: Makna Ukhuwah dari Al Quran dan Hadis
Islam Menjaga Kekhusyukan: Larangan Shalat Saat Ingin Buang Air dan Lapar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesan Unik Mauro Zijlstra Setelah Lakoni Debut Bersama Persija di BRI Super League: Lebih Banyak Berlari hingga Takjub Lihat Aksi Suporter
• 6 jam lalubola.com
thumb
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Penasihat Kapolri: Sanksi Hukum Harus Buat Efek Jera
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Pemobil Dianiaya 3 Kru Bus Pariwisata di Sleman, Bibir Sobek
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Khofifah Umumkan Gerakan Bebas Sampah Plastik di Sekolah Se-Jatim
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tragedi Tambang Perak Picu Unjuk Rasa di Meksiko
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.