Bisnis.com, PADANG - Gempa bumi tektonik magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, pada Senin (16/2) siang dengan kedalaman 59 km.
Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengatakan bahwa dari hasil analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi tersebut merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun [normal fault]," katanya dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).
Dia menjelaskan meski gempa bumi berada di Mentawai, tapi dampaknya turut dirasakan di daerah Agam, Pasaman Barat, Padang Panjang dan Kepulauan Mentawai dengan skala intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Selain itu juga terasa getaran seakan akan truk berlalu, daerah Bukittinggi, Padang dan Pariaman dengan skala intensitas II MMI. Oleh karena itu, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi M5,2 ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
"Hingga pukul 13.20 WIB, dari hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tegasnya.
Baca Juga
- Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Bandung Malam Ini
- Pacitan Diguncang Gempa M6,2, Rumah Warga hingga Tempat Usaha Rusak Ringan
- Gempa Pacitan, KAI Daop 6 Hentikan Luar Biasa 14 Kereta Api
Salah seorang warga Padang, Yuni mengatakan genangan gempa dirasakan cukup kuat, sehingga membuat keluarganya sempat untuk melakukan evakuasi keluar dari rumah.
"Kami sekeluarga lagi kumpul di ruang tamu karena cuaca lagi habis hujan. Tiba-tiba dirasakan ada gempa, kami pun melakukan evakuasi ke luar rumah," ujarnya.
Yuni mengatakan, setelah berselang satu menit, ia mencari informasi dan ternyata gempa cukup besar, yakni M5,2, yang berlokasi di Mentawai. Beruntun tidak ada dampak yang terlalu buruk dirasakan masyarakat.
"Tidak ada kerusakan apapun di rumah kami, hanya saja, kami benar-benar terkejut. Ditambah pusat gempa di Mentawai, khawatir terjadi tsunami. Alhamdulillah informasi BMKG, tidak berpotensi tsunami," tutupnya.





