Polda Metro Jaya amankan lima pemuda hendak tawuran di Jaktim

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Satgas Anti Tawuran Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur mengamankan lima pemuda yang diduga hendak tawuran dengan membawa senjata tajam di kawasan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), Senin dini hari.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menjelaskan kelima pemuda tersebut diamankan saat Tim Satgas Operasi Anti Tawuran 2026 dari Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli rutin.

"Saat melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok pemuda yang tengah berkumpul, petugas menemukan empat bilah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan atau tawuran. Kelimanya kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Henik di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui program Kapolda Metro Jaya yang bertajuk Jaga Jakarta.

“Patroli kami laksanakan secara rutin dan terukur sebagai langkah pencegahan agar potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) bisa dicegah sejak dini,” ujar Henik.

Dia pun mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta memanfaatkan layanan Call Center 110 yang siaga 24 jam untuk melaporkan potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan walaupun kegiatan Operasi Pekat Jaya 2026 dinyatakan selesai, namun upaya-upaya preemtif, preventif dan represif masih terus dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Salah satunya, yaitu dengan pembentukan Satuan Tugas Anti Tawuran oleh Kapolda Metro Jaya. Satgas itu dipastikan terus bekerja, tanpa batas waktu.

Polda Metro Jaya berkomitmen membuat wilayah DKI Jakarta aman dan zero atau nol/tidak ada tawuran melalui pelaksanaan penegakan hukum dan upaya-upaya preventif dan represif yang tegas serta terukur, dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.

"Kami memberikan perhatian khusus terkait fenomena tawuran dan kekerasan jalanan ini, memberikan 'impact' yang tidak baik dalam kondisi keselamatan, kondisi masa depan anak-anak dan remaja," ungkap Budi.

Baca juga: Polisi tangkap tiga orang karena bawa sajam di Jaktim

Baca juga: Polisi amankan 16 anak usai tawuran maut di Makasar Jaktim

Baca juga: Operasi Pekat Jaya 2026, sebanyak 937 pelaku kriminal ditangkap


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ilusi Keterikatan Birokrasi: Risiko Stagnasi Talenta ASN
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Panggil Menteri Ekonomi ke Hambalang, Bahas Perundingan dengan AS
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kementan Siapkan Rp 336 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Banjir Sumatra
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bukan Sekadar AI, Ini 7 Inovasi yang Membuat Galaxy S26 Ultra Layak Dinantikan
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Begini Prakiraan Cuaca Jakarta Senin (16/2): Waspadai Hujan Jelang Imlek
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.