Polisi mengungkap siasat NW (43) dalam beraksi mencuri barang dari hotel bintang 5 kawasan Karet, Jakarta Pusat (Jakpus), ditangkap. Pelaku kerap menyasar kegiatan seminar di hotel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pelaku masuk mengenakan pakaian rapi seperti pekerja. Dia juga mengenakan lanyard dan batik untuk mengelabui korban.
"Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas, sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan," kata Budi kepada wartawan, Senin (16/2/2026).
Budi mengatakan NW merupakan pelaku yang berperan sebagai eksekutor tunggal. Dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban.
"Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan," ujarnya.
Saat ini, NW telah dibawa ke kantor polisi. NW masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Polisi juga mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan aksi pelaku," imbuhnya.
"Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan," lanjutnya.
Pelaku ditangkap pada hari Jumat (13/2) di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), setelah identitasnya terungkap. Sejumlah barang bukti turut diamankan dalam penangkapan itu.
"Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas hitam, baju batik, celana jeans, dan sepatu yang digunakan saat beraksi," bebernya.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menyelidiki maling laptop yang menggunakan lanyard di salah satu hotel bintang 5 kawasan Karet, Jakarta Pusat. Polisi mengungkapkan telah mengantongi identitas terduga pelaku.
"Sudah (mengantongi identitas). Ada dugaan kuat terhadap terduga," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/2).
Roby mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui sempat terlihat berada di tiga hotel berbeda. Dia juga menyebut pelaku diduga beraksi tidak sendirian.
"Hasil pemeriksaan kita, pelaku sudah beberapa kali berada di beberapa hotel berbeda. Yang kita ketahui ada di tiga hotel. Dan ada kemungkinan tidak sendiri," jelas Roby.
Pelaku telah ditangkap pada hari Jumat (13/2) di bilangan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim). Sejumlah barang bukti turut diamankan dalam penangkapan itu.
Kejadian ini viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV yang tersebar, terlihat pelaku masuk ke hotel melalui pintu lobi dan disambut oleh bell boy yang membukakan pintu.
Pelaku memakai baju batik lengan panjang dan berkacamata. Pria tersebut juga memakai lanyard yang menggantung di lehernya.
Rekaman CCTV lainnya memperlihatkan pelaku masuk ke sebuah ruangan di lantai 2. Sambil berpura-pura teleponan, pelaku yang semula tak membawa apa-apa kemudian keluar dengan menggendong tas ransel.
(rdh/azh)





