Upaya mediasi antara Inara Rusli dan Virgoun yang difasilitasi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mulai membuahkan hasil yang positif.
Kabar itu disampaikan oleh Ketua Umum Komnas PA, Agustinus Sirait. Ia menyebut bahwa proses mediasi yang difasilitasi pihaknya di tahap awal bisa meredakan ketegangan antara Virgoun dan Inara Rusli.
Inara dan Virgoun sempat bersitegang terkait perebutan hak asuh anak. Inara pun sempat mengadukan Virgoun ke Komnas PA karena tidak memperoleh hak bertemu anak-anaknya.
"Alhamdulillah, puji Tuhan, minimal langkah awal kita dalam memediasi sudah berhasil. Setidaknya pada masa liburan ini semua pihak bisa merasa bahagia dan melupakan hal-hal yang rumit untuk sejenak menikmati hidup," kata Agustinus.
Kondisi ini, diakui Agustinus, mampu memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk kembali merasakan kehadiran kedua orang tuanya. Situasi damai itu menjadi penting, mengingat dalam masa liburan anak tentu ingin bersama kedua orang tuanya.
Walaupun suasana mulai mencair, menurut Agustinus, proses mediasi belum sepenuhnya rampung. Karena itu, pihaknya telah menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk membahas sekaligus menyusun kesepakatan tertulis yang akan menjadi dasar pengasuhan anak ke depan.
"Setelah liburan selesai, kami akan mengundang kedua pihak untuk menyusun poin-poin kesepakatan dalam mediasi," kata Agustinus.
Untuk saat ini, Komnas PA telah memberikan sejumlah rekomendasi sementara yang harus dijalankan oleh Inara Rusli dan Virgoun.
Rekomendasi tersebut mencakup akses komunikasi serta pembagian waktu bersama anak.
"Untuk sementara, beberapa poin rekomendasi sudah kami minta untuk dijalankan. Saya percaya Ibu Inara dan Virgoun adalah orang tua yang mencintai dan sangat peduli terhadap anak-anak mereka," pungkasnya.





