Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan yang meliputi cek kesehatan, donor darah, dan renovasi rumah buruh dalam rangka HUT ke-53 KSPSI. Acara turut dihadiri Ketua Dewan Penasihat KSPSI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan KSPSI merasa bangga lantaran memiliki penasihat organisasi yakni Kapolri. Andi Gani pun menyampaikan, KSPSI akan senantiasa melakukan aksi dalam menuntut hak-hak secara damai dan tertib.
"Kami KSPSI sangat bangga Pak Kapolri bersedia menjadi Ketua Dewan Penasihat KSPSI. Artinya, Pak Kapolri mengendalikan jutaan buruh anggota KSPSI. Kita konfederasi buruh terbesar," terang Andi Gani dalam sambutan acara di PT Victory Chinglu Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (16/2/2026).
"Karena itu kawan-kawan, Ketua Dewan Penasihatnya Kapolri, jadi kita tetap melakukan aksi dengan damai. Setuju nggak (aksi) dengan tertib dan kondusif? Saya percaya teman-teman sudah sangat dewasa," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit pun menyampaikan dukungannya terhadap kaum buruh. Kapolri menyampaikan lagi komitmen Polri untuk memperjuangkan hak buruh.
"Di hari ulang tahun yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan semua, perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan buruh yang sejahtera, tentunya ini menjadi perjuangan kita bersama. Oleh karena itu, Polri tentunya akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua," kata Kapolri.
Kapolri mengatakan pemerintah juga menginginkan hubungan industrial bisa berjalan dengan baik. Hubungan industrial yang kondusif itu diharapkan membuat operasional perusahaan terus bisa berjalan sehingga buruh-buruh yang bekerja juga bisa mendapatkan kesejahteraan.
"Dan ini tentunya menjadi harapan kita semua, oleh karena itu tentunya kita juga ingin mendorong agar iklim usaha, iklim investasi di Indonesia ini betul-betul bisa bertumbuh, sehingga kemudian juga ingin membuka lapangan pekerjaan yang seluas-seluasnya," ujarnya.
Dia juga memerintahkan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk terus memberikan pendampingan kepada seluruh buruh. Terutama terhadap kaum buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Kita semua ingin bahwa apapun yang terjadi, tentu ini bisa kita mitigasi seminimal mungkin sehingga tidak berdampak kepada rekan-rekan buruh. Desk ketenagakerjaan, tolong betul-betul diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi rekan-rekan buruh, khususnya yang berdampak PHK," ujarnya.
(kuf/jbr)




