Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran di Yahukimo

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat gabungan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 menyatakan telah menangkap terduga pelaku pembakaran di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penjelasan polisi ini sekaligus meluruskan informasi terkait penangkapan empat orang yang sempat disebut sebagai terduga pelaku penembakan pesawat perintis Smart Air di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa empat orang yang diamankan tersebut bukan terkait insiden penembakan pesawat.

“Empat orang itu terkait kasus pembakaran yang terjadi di Yahukimo,” kata Yusuf saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (16/2/2026).

Baca juga: Polisi Kejar 2 Terduga Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air di Papua

Sebelumnya diberitakan, polisi mengeklaim telah menangkap empat orang terduga pelaku penembakan pesawat Smart Air.

Peristiwa bersenjata tersebut menewaskan dua pilot dan sempat mengguncang keamanan di wilayah pedalaman Papua.

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Bantah Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air Sudah Ditangkap

Inisial GW dan AH

Yusuf menyebut dua nama inisial yakni GW dan AH. Keduanya ditangkap di Dekai, Ibu Kota Yahukimo.

Diberitakan Kompas.com di Jayapura, Yusuf mengatakan ada dua orang, bukan empat orang, yang ditangkap dan saat ini berada di Markas Polres Yahukimo.

Baca juga: 2 Anggota KKB Yahukimo Ditangkap, Diduga Terlibat Penembakan Polisi dan Pembakaran Sekolah

Kedua pelaku diketahui terlibat dalam sejumlah aksi penembakan anggota Polri dan warga sipil di Kabupaten Yahukimo.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dari hasil penyelidikan, tersangka GW terlibat dalam penembakan anggota Brimob pada 30 November 2022 dan penembakan sopir truk pada 30 Januari 2026. Sementara, pelaku AH terlibat pembakaran sekolah" ungkap Kombes Yusuf.

"Sementara untuk dua orang lainnya masih dilakukan pendalaman. Tapi, untuk GW dan AH ini sudah dipastikan mereka merupakan anggota KKB dari kelompok Sisibia," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan Amran Gandeng HIPMI, Targetkan Nilai Tambah Ribuan Triliun
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Peluncuran Buku Putih 2026, MKI Ingatkan Risiko Krisis Listrik di Tengah Transisi Energi
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
PHRI: Okupansi Hotel Terisi hingga 80 Persen pada Masa Imlek 2026
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Perusahaan Prancis dan Jepang Bersaing di Tender Waste to Energy, Siapa Mereka?
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
138 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Pandaan-Malang Selama Libur Imlek
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.