Friderica Dorong Internal OJK Ikuti Seleksi Calon Dewan Komisioner

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pejabat sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua (OJK) Friderica Widyasari Dewi secara terbuka mendorong pejabat internalnya untuk maju dan mendaftarkan diri sebagai calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK.

“Kami sih mendorong internal OJK maju, maksudnya ini ya pejabat-pejabat deputi komisioner, silakan maju,” ujar Friderica, dikutip Senin (16/2/2026). 

Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya maju sebagai Ketua Dewan Komisioner, dia menepis spekulasi tersebut. “Kan [saya] sudah ADK,” imbuhnya singkat.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses seleksi calon ADK OJK yang resmi dibuka pemerintah. Presiden telah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon ADK OJK melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota bersama 8 anggota lainnya yaitu Perry Warjiyo, Suahasil Nazara, Bambang Eko Suhariyanto, Aida S. Budiman, Erwan Agus Purwanto, Dhahana Putra, Muhammad Rullyandi, dan Gusti Aju Dewi. 

“Panitia Seleksi bekerja sigap dengan secara resmi membuka pendaftaran calon,” demikian dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Pansel Calon ADK OJK.

Baca Juga

  • OJK Tutup Layanan Kontak 157 dan Gerai SLIK Saat Libur Imlek 2026
  • Makin Menjamur di Media Sosial, OJK Ingatkan Praktik Jual Beli Rekening Tindakan Ilegal
  • Ketika Purbaya hingga Luhut Bicara Soal Seleksi Calon DK OJK

Adapun jabatan yang akan diisi meliputi Ketua Dewan Komisioner merangkap Anggota, Wakil Ketua Dewan Komisioner merangkap Anggota, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon merangkap Anggota.

Pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk menjamin keberlanjutan kepemimpinan, penguatan tata kelola, serta optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi OJK sebagai lembaga independen dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan nasional.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id mulai 11 Februari 2026 pukul 00.00 WIB hingga 2 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, sesuai Pengumuman Nomor PENG-1/PANSEL-DKOJK/2026 yang juga dapat diakses melalui laman Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Proses seleksi akan melalui empat tahapan, yakni seleksi administratif, penilaian masukan masyarakat dan rekam jejak serta makalah, asesmen dan pemeriksaan kesehatan, serta tahap afirmasi atau wawancara. Keputusan pansel bersifat final dan mengikat.

Dengan dibukanya seleksi ini, pemerintah mengundang putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan untuk memperkuat peran OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Pengunduran Diri Bos OJK 

Adapun, proses seleksi tersebut dilaksanakan usai tiga petinggi OJK telah mengundurkan diri dari posisinya. Ketiganya adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara serta Anggota Dewan Komisioner OJK Inarno Djajadi. 

Mundurnya tiga pimpinan OJK itu terjadi di tengah kondisi pasar saham Indonesia yang jeblok. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol dan memicu penerapan mekanisme trading halt oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Anjloknya IHSG seiring dengan rilisnya laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengumumkan kebijakan interim terkait pasar modal Indonesia. Tak hanya petinggi OJK, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mundur. 

Dalam perkembangannya, muncul nama politisi dari Partai Golkar yang juga Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam bursa calon Ketua Dewan Komisioner OJK. Namun, kemunculan Misbakhun dikhawatirkan oleh pasar.

"Harus dipastikan memang kualitas dari calonnya atau kandidat pengganti ketua OJK, itu ya profesional, berpengalaman di bidang pengawasan, sektor keuangan di pasar modal, perbankan, asuransi,” kata Bhima, (4/2/2026).

Bhima menambahkan latar belakang independen menjadi faktor penting mengingat pelaku pasar dan investor membutuhkan figur yang dipercaya serta mampu berkomunikasi dengan baik. 

Dia juga mengingatkan agar proses seleksi tidak dilakukan secara tergesa-gesa sehingga mengabaikan kandidat terbaik, serta menekankan perlunya komitmen Ketua OJK ke depan untuk melanjutkan reformasi pengawasan dan pembenahan pasar modal, termasuk menindaklanjuti rekomendasi MSCI.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelajah Ragam Kuliner Iftar di Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Setelah Manchester United Gagal Rayu Carlo Ancelotti, Wayne Rooney Tawarkan Diri Tangani Setan Merah
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Alhajj Fried Chicken: Brand Lokal Resto Siap Saji Resmikan Outlet Pertama di Makassar, Lebih Dari Baik
• 8 jam laluterkini.id
thumb
SPPG Binuang Ditutup Sementara Buntut 16 Siswa SD di Polman Keracunan MBG
• 16 jam laludetik.com
thumb
Pemilik Warung di Bali Lecehkan Remaja Perempuan bahkan Nguber ke Parkiran
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.