Kenapa Gaun Pengantin Identik dengan Warna Putih? Ini Sejarahnya

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jika membayangkan hari pernikahan, banyak orang langsung teringat pada gaun pengantin berwarna putih. Warna ini terasa begitu melekat, hingga sering dianggap sebagai tradisi yang sudah ada sejak dulu. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu.

Berabad-abad lalu, perempuan di berbagai wilayah Eropa justru menikah dengan gaun berwarna cerah seperti merah, biru, atau emas. Warna-warna tersebut dipilih bukan hanya karena indah, tetapi juga menunjukkan status sosial. Kain berwarna cerah menggunakan pewarna mahal menjadi simbol kemakmuran, sehingga gaun pengantin sering kali dibuat agar bisa dipakai kembali di acara lain.

Lalu, bagaimana warna putih akhirnya menjadi pilihan yang paling populer? Perjalanan gaun pengantin putih ternyata panjang, dipengaruhi oleh budaya, status sosial, hingga kekuatan media dan industri hiburan. Simak selengkapnya, Ladies!

Dari Simbol Status hingga Tradisi

Pada abad ke-19, gaun putih mulai dikaitkan dengan kemewahan. Warna putih sulit dirawat dan mudah kotor, sehingga hanya keluarga berada yang mampu membeli gaun yang mungkin hanya dipakai sekali. Karena itu, mengenakan gaun putih pada hari pernikahan menjadi cara halus untuk menunjukkan status dan kekayaan keluarga.

Selain itu, warna putih juga sudah memiliki makna simbolis dalam berbagai tradisi. Dalam beberapa upacara keagamaan, putih melambangkan kesucian dan awal yang baru. Makna ini kemudian melekat pada pernikahan, yang dipandang sebagai awal kehidupan baru bagi pasangan.

Peran Ratu Victoria yang Mengubah Tren

Banyak sejarawan sepakat bahwa popularitas gaun pengantin putih tidak lepas dari pengaruh Ratu Victoria. Pada tahun 1840, ia menikah dengan Pangeran Albert mengenakan gaun putih berbahan sutra yang dihiasi renda. Pilihan ini cukup berbeda dari tradisi kerajaan sebelumnya yang cenderung memilih warna-warna mencolok.

Gambar pernikahan Ratu Victoria tersebar luas melalui lukisan dan publikasi pada masa itu. Banyak perempuan terinspirasi untuk meniru gaya tersebut, terutama di kalangan bangsawan. Sejak saat itu, gaun putih perlahan menjadi tren yang menyebar ke berbagai negara.

Pengaruh Fotografi, Film, dan Majalah

Memasuki abad ke-20, perkembangan fotografi turut memperkuat popularitas gaun putih. Dalam foto hitam-putih, gaun putih terlihat kontras dan elegan, sehingga tampak lebih menonjol. Citra ini kemudian membentuk persepsi bahwa putih adalah pilihan paling indah untuk pernikahan.

Film-film Hollywood dan majalah perempuan juga berperan besar. Adegan pernikahan yang menampilkan gaun putih menciptakan gambaran romantis yang terus diulang dari generasi ke generasi.

Seiring waktu, warna putih semakin identik dengan makna kesucian, harapan, dan awal yang baru. Bagi banyak orang, gaun putih melambangkan momen penting yang menandai babak kehidupan yang berbeda. Namun, makna ini tidak selalu sama di setiap budaya.

Di beberapa negara, putih juga melambangkan kegembiraan atau kesiapan memasuki keluarga baru. Ada pula tradisi lain yang tetap mempertahankan warna khas masing-masing, menunjukkan bahwa simbol pernikahan sebenarnya sangat beragam. Artinya, gaun putih hanyalah salah satu bentuk ekspresi, bukan satu-satunya pilihan.

Kenapa Gaun Putih Masih Populer hingga Sekarang?

Hingga hari ini, gaun pengantin putih tetap menjadi favorit karena fleksibel dan mudah disesuaikan dengan berbagai gaya. Dari desain minimalis hingga gaun dengan detail rumit, warna putih memberikan kesan elegan tanpa terasa berlebihan. Banyak desainer juga terus menghadirkan interpretasi baru yang membuat gaun putih terasa segar.

Selain itu, tradisi memiliki pengaruh yang kuat dalam pernikahan. Banyak calon pengantin memilih putih karena ingin merasakan momen klasik yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo ke Washington D. C. Bahas Kerja Sama Strategis dengan AS
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Menhaj Pastikan Makanan Jemaah Haji Higienis dan Sesuai Cita Rasa Nusantara
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pasar Timah 2026: Volatilitas Harga di Tengah Defisit Pasokan Global
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Transjakarta Grounded Armada, Usai Gangguan Teknis di Halte Pancoran
• 11 jam laludisway.id
thumb
Siswa SMP Dibunuh Pelajar SMK di Eks Kampung Gajah, KPAI: Sangat Mengerikan
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.