FAJAR, JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta harus mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Shayne Pattynama musim ini. Namun, bintang Timnas Indonesia itu justru menghuni bangku cadangan saat melawan Bali United.
Pelatih Mauricio Souza lebih memilih menurunkan pemain muda Dony Tri Pamungkas di posisi tersebut. Keputusan ini mengejutkan publik, karena nilai tebusan kontrak Shayne yang dipastikan cukup mahal.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Shayne saat ini mencapai angka Rp6,08 miliar. Nilai pasar secara umum didasarkan pada kemampuan sang pemain.
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, akhirnya memberikan penjelasan terkait pilihan taktis tim pelatih. Ricky menyebut adaptasi Shayne sebenarnya sudah berjalan dengan sangat baik di skuad Persija.
Namun, Mauricio Souza menganggap Dony Tri Pamungkas jauh lebih siap untuk bertanding. Persaingan ketat di sesi latihan menjadi penentu utama dalam pemilihan susunan pemain.
“Pelatih melihat Dony masih dalam kondisi performa yang lebih bagus,” ujar Ricky Nelson.
Keputusan pemain utama atau starter sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala Mauricio Souza. Ricky menegaskan bahwa performa harian di lapangan latihan akan terus dipantau secara ketat.
Hal ini menjadi alasan kuat mengapa Shayne belum mendapatkan tempat di tim inti.
Peluang Shayne Menjadi Pilihan Utama
Meskipun menjadi cadangan, peluang Shayne untuk menjadi pemain utama tetap terbuka sangat lebar.
Ricky Nelson menjelaskan bahwa rotasi pemain sangat mungkin terjadi pada laga kandang berikutnya.
Tim pelatih akan terus mengevaluasi siapa yang paling siap diturunkan menghadapi lawan berbeda.
“Kita belum tahu nanti siapa yang akan bermain sejak menit awal,” imbuh Ricky.
Investasi Besar di Bursa Transfer
Persija Jakarta mendatangkan Shayne Pattynama dari klub asal Thailand, Buriram United. Macan Kemayoran melakukan penebusan kontrak demi mengamankan jasa bek sayap berkualitas Eropa ini.
Meskipun nilai transfer resminya tidak dipublikasikan, Persija diyakini mengeluarkan biaya yang sangat fantastis. Investasi besar ini tentu diharapkan bisa memberikan dampak instan bagi performa tim Jakarta.
Publik dan Jackmania kini menanti kapan Shayne akan mulai dipercaya tampil sejak menit pertama pertandingan. (*)





