Mackenzie Scott Donasi US$26 Miliar dalam 7 Tahun, Lampaui Orang Terkaya Dunia

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — MacKenzie Scott telah menyumbangkan US$26 miliar selama tujuh tahun terakhir, termasuk rekor donasi US$7,2 miliar pada tahun 2025.

Menurut Forbes, laju pemberiannya menjadikannya filantropis terbesar ketiga sepanjang masa berdasarkan total sumbangan seumur hidup.

Scott adalah seorang novelis dan mantan istri pendiri Amazon, Jeff Bezos. Dia telah menyalurkan dana tersebut terutama melalui hibah besar tanpa batasan kepada organisasi nirlaba di seluruh Amerika Serikat dan internasional. 

Total sumbangannya sejak 2019 kini mencapai US$26 miliar atau setara dengan Rp437,60 triliun, menurut angka yang diungkapkan secara publik yang dikumpulkan oleh pelacak filantropi dan publikasi keuangan.

Sumbangan sebesar US$7,2 miliar yang diberikannya pada tahun 2025 menandai jumlah terbesar dalam satu tahun sepanjang karier filantropinya.

Tahun yang memecahkan rekor tersebut mempercepat total keseluruhan donasinya dan menempatkannya di atas sebagian besar donor yang masih hidup dalam kontribusi kumulatif seumur hidup.

Dengan donasi seumur hidup sebesar US$26 miliar, Scott menempati peringkat ketiga sebagai filantropis terbesar sepanjang masa dalam jumlah donasi absolut. Hanya dua individu dalam sejarah modern yang memberikan lebih banyak dalam total kontribusi seumur hidup.

Donasinya pada tahun 2025 saja melebihi total donasi seumur hidup beberapa miliarder terkemuka, termasuk CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, salah satu pendiri Google Larry Page, salah satu pendiri Oracle Larry Ellison, dan mantan suaminya Jeff Bezos.

Strategi filantropi Scott berbeda dari banyak donor skala besar. Alih-alih mendirikan yayasan tradisional dengan proses aplikasi yang panjang, dia mengandalkan tim penasihat untuk mengidentifikasi organisasi dan memberikan hibah dengan sedikit batasan tentang bagaimana uang tersebut harus digunakan. 

Penerima hibah tersebut termasuk badan amal yang berfokus pada pendidikan, kesetaraan ras, kesehatan masyarakat, perumahan, ketahanan pangan, dan pengembangan komunitas.

Sejak mengumumkan niatnya pada tahun 2019 untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya, Scott telah bergerak dengan kecepatan yang luar biasa dibandingkan dengan miliarder lainnya. Total US$26 miliar tersebut merupakan salah satu distribusi filantropi skala besar tercepat dalam sejarah modern.

Sebagian besar kekayaannya berasal dari penyelesaian perceraiannya dengan Jeff Bezos pada tahun 2019, ketika dia menerima saham di Amazon. Sejak itu, ia telah menjual sebagian saham tersebut untuk mendanai sumbangan amalnya.

Perbandingan ini didasarkan pada jumlah total yang telah disumbangkan secara publik oleh Musk, Page, Ellison, dan Bezos sepanjang hidup mereka. 

Meskipun mereka telah menjanjikan sejumlah besar uang dan mendirikan yayasan amal, uang yang sebenarnya telah mereka berikan sejauh ini masih kurang dari yang disumbangkan Scott pada tahun 2025 saja.

Scott belum secara publik menunjukkan tanggal akhir yang pasti untuk pemberiannya. Namun, kecepatannya selama tujuh tahun terakhir menunjukkan bahwa dia bermaksud untuk terus mendistribusikan sebagian besar kekayaannya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Segera Teken Perjanjian Tarif Dagang AS, Pemerintah Matangkan Persiapan
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
MBG Tetap Jalan saat Ramadan, Menu dan Pembagiannya Disesuaikan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Ekraf Dorong Peningkatan Kompetensi Juru Masak untuk Perkuat Kualitas MBG
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Kapolri Apresiasi Perusahaan yang Beri Pesangon Besar ke Buruh di Tangerang
• 8 jam laludetik.com
thumb
Cak Imin, Gus Ipul, dan Kepala BPS Bahas Akurasi Data PBI
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.