ICW soal Jokowi Dukung UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama: Semacam Paradoks

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Peneliti ICW, Wana Alamsyah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/8/2025). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pelaksana Tugas Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah menilai dukungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk Undang-Undang KPK dikembalikan ke versi lama sebagai paradoks.

“Rasanya kita perlu kilas balik lagi sebenarnya siapa yang menjadi pelaku utama atas matinya pemberantasan korupsi di Indonesia, yang mana salah satu tandanya adalah dilemahkannya atau dimatikannya fungsi KPK sebagai lembaga independen jelas yang melakukan atau aktor utamanya adalah Joko Widodo sebagai Presiden ke-7,” ucap Wana, sebagaimana laporan Jurnalis KompasTV Renata Panggalo, Senin (16/2/2026).

Baca Juga: Pasca Teror Penembakan, Suami Anggota DPRD Tegaskan Masih Fokus Kawal Kasus Penculikan

“Maka dari itu bagi kami, ketika mantan Presiden ke-7 Joko Widodo menyampaikan hal tersebut rasanya ada semacam paradoks yang disampaikan oleh beliau.”

Namun terlepas dari bagaimana sikap Jokowi mengenai undang-undang KPK. Wana mengatakan bahwa ICW meminta agar independensi KPK dapat dikembalikan sesuai mandat United Nations Convention Against.

“Pertama tentu mengembalikan lagi independensi KPK seperti sebelumnya sesuai dengan mandat United Nations Convention Against Corruption,” kata Wana.

Lalu kemudian yang kedua adalah, memilih kembali pimpinan KPK yang diduga atau yang tidak memiliki konflik kepentingan.

Baca Juga: Hasto: PDIP Dorong KPK Jalani Fungsi Khusus dalam Pemberantasan Korupsi

“Kalau kita lihat sekarang komposisi di pimpinan KPK cukup banyak dari penegak hukum, kepolisian, dan kejaksaan.”

 

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • icw
  • jokowi
  • uu kpk
  • uu kpk versi lama
  • wana alamsyah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemkot Jakut tingkatkan kesiapsiagaan hadapi hujan ekstrem dan banjir
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam Naik 15,59% hingga Hari Ini Senin (16/2)
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Firdaus Cahyadi Soroti Risiko Ekologi dan Politik PLTN, Ingatkan Bahaya di Kawasan Ring of Fire
• 6 jam laludisway.id
thumb
Malu Hamil di Luar Nikah, Sejoli Ini Enteng Buang Bayi Usai Melahirkan di Bekasi
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.