SEMARANG, KOMPAS.TV – Banjir merendam wilayah RW 04 Penggaron Kidul, Kota Semarang, Jawa Tengah, akibat luapan Sungai Babon sejak dini hari tadi, Senin (16/2/2026).
Luapan air menyebabkan akses Jalan Kiai Morang terganggu dan membuat akses jalan tertutup total tidak dapat dilalui kendaraan. Ketinggian air yang menutupi badan jalan, sehingga membuat warga terpaksa berjalan kaki untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di lain sisi sebagian warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah agar tidak terendam banjir.
Baca Juga: Banjir Imbas Luapan Sungai Babon di Semarang, Aktivitas Warga Terganggu | KOMPAS SIANG
Tak hanya itu, sebagian warga mengaku khawatir banjir akan semakin parah apabila hujan di wilayah Ungaran kembali turun. Mereka menilai intensitas hujan yang tinggi berpotensi memperbesar luapan sungai dan menambah ketinggian air di kawasan permukiman.
Salah seorang warga Penggaron Kidul, Faiz, menyebut banjir kali ini lebih parah dibandingkan hari sebelumnya. Ia mengatakan air sudah meluap sejak malam hari dan terus meningkat hingga pagi.
“Ini parah, Mas. Lebih parah lagi dari kemarin. Kemarin sudah kayak gini, sekarang lebih parah,” ujarnya dikutip dari YouTube KompasTV Jawa Tengah, Senin (16/2/2026).
Faiz menjelaskan, banjir berasal dari luapan Sungai Babon yang tidak mampu menampung debit air akibat hujan deras. Menurutnya, air mulai naik sejak tadi malam dan menggenangi kawasan permukiman warga.
Hingga saat ini, warga masih memantau kondisi banjir sembari bersiap mengantisipasi kemungkinan luapan susulan jika hujan kembali turun.
Pemerintah setempat diharapkan segera melakukan penanganan untuk mengurangi dampak banjir terhadap aktivitas dan keselamatan warga.
Penulis : Mareta Galuh Ayuningtyas Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- banjir
- sungai babon
- penggaron kidul
- jawa tengah
- banjir semarang
- hujan deras





