Bekasi, VIVA – Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Perubahan gaya hidup—mulai dari kurangnya aktivitas fisik, pola makan tinggi lemak dan gula, hingga stres—membuat risiko penyakit kardiovaskular meningkat, bahkan pada kelompok usia produktif.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai sekitar 1,5 persen populasi atau sekitar 15 dari 1.000 orang. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat jantung iskemik (serangan jantung) sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi secara nasional, menyumbang lebih dari 14 persen dari total kematian. Fakta ini menegaskan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk menekan risiko sejak dini. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Secara medis, serangan jantung terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke otot jantung, umumnya karena penyumbatan pembuluh darah oleh plak kolesterol. Aktivitas fisik teratur menjadi salah satu cara efektif untuk menurunkan risiko tersebut. Organisasi kesehatan merekomendasikan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu untuk membantu menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan berat badan tetap terkendali.
Salah satu bentuk olahraga yang dinilai aman dan efektif adalah senam jantung sehat. Berbeda dengan senam aerobik biasa, jenis latihan ini dirancang dengan gerakan terukur, berfokus pada otot besar, kelenturan sendi, serta peningkatan suplai oksigen guna memperkuat otot jantung. Intensitasnya relatif aman bagi lansia maupun individu dengan faktor risiko kardiovaskular.
Kesadaran akan pentingnya pencegahan ini terlihat dalam kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar Minggu, 15 Februari 2026, di Dragon Bekasi. Ratusan warga Kelurahan Marga Mulya dari berbagai kelompok usia tampak antusias mengikuti sesi yang dipandu instruktur profesional. Musik enerjik mengiringi gerakan yang mudah diikuti namun tetap efektif melatih daya tahan jantung.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kami percaya kesehatan adalah investasi jangka panjang. Melalui Senam Jantung Sehat, Holywings Peduli ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan mengajak semua orang untuk mulai menjaga jantungnya dari hal-hal sederhana, seperti rutin bergerak dan berolahraga,” tutur Andrew Susanto, dalam keterangannya, dikutip Senin 16 Februari 2026.





