Miris! 28.000 Anak Keracunan MBG, Kepala BGN Malah Dapat Bintang Jasa

genpi.co
19 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai operator program MBG malah mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama di tengah banyaknya anak yang mengalami kasus keracunan akibat program ini.

“Setelah meracuni lebih 28.000 anak-anak, Kepala BGN sang operator MBG justru mendapat Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama oleh Presiden,” kritik Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto lewat akun Instagram @tiyoardianto_, dikutip Senin (16/2).

Tiyo menyebut MBG menyebabkan lebih dari 28.000 anak di Indonesia keracunan.

Alih-alih melakukan evaluasi menyeluruh, pemerintah justru menganggap angka 28.000 sekadar statistik, bukan tragedi kemanusiaan.

“Tak ada evaluasi bermakna. Yang ada hanya klarifikasi bahwa 28.000 itu bukan nyawa manusia, melainkan angka statistik yang sedemikian kecil menurut Presiden. Sungguh kejam,” tegas dia.

Tiyo juga menyinggung pengalihan anggaran besar-besaran untuk MBG dinilai berdampak pada sektor pendidikan.

Dia menyoroti pemangkasan anggaran pendidikan yang disebut mencapai ratusan triliun rupiah.

Kondisi ini dinilai membuat akses pendidikan tinggi semakin sulit dan nasib guru honorer kian terpinggirkan.

“Rp 223 T anggaran pendidikan dirampas, efeknya banyak yang kehilangan kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi dan guru-guru honorer ditelantarkan,” beber dia.

Ketua BEM UGM ini menggarisbawahi dibandingkan untuk MBG, pemerintah hanya perlu Rp 180 triliun untuk menggratiskan seluruh mahasiswa di Indonesia (PTN, PTS, dan PTKIN).(*)

Tonton Video viral berikut:


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Betrand Putra Onsu Sedih Jalani Imlek Pertama Tanpa Yeye
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Israel Kerahkan Polisi ke Al-Aqsa Selama Ramadan, Warga Palestina Dibatasi
• 12 jam laludetik.com
thumb
Ledakan Racikan Petasan di Grobogan, Hancurkan Rumah Warga
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Kisah Bong Chun Nam Ganti Nama Jadi Benny Gunawan demi Dokumen Kependudukan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
FKBI Mengajak Masyarakat Mengonsumsi Kebutuhan Pokok Secara Wajar Selama Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Pasar
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.