REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memutuskan untuk menutup secara permanen akses jalur alternatif dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura menuju jalan raya Tanggul Rawagabus. Langkah ini diambil menyusul kecelakaan maut antara truk kontainer dan mobil sedan yang terjadi di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Karawang, Muhana, pada Senin menyatakan bahwa penutupan ini dilakukan demi mencegah terulangnya tragedi serupa. Jalan raya Tanggul Rawagabus di Kampung Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, merupakan jalan kabupaten yang tidak dirancang untuk dilalui truk kontainer dan hanya bisa dilintasi oleh kendaraan kecil serta sepeda motor.
Keputusan untuk menutup akses tersebut juga sejalan dengan arahan pihak kepolisian. Selain itu, Dinas Perhubungan Karawang akan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Karawang guna melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar area tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, memastikan kendaraan layak jalan, dan pengemudi dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.
Kecelakaan tragis yang memicu penutupan ini terjadi pada Minggu (15/2) malam, melibatkan truk kontainer bernomor polisi B 9107 UEI dan mobil sedan Toyota Corolla bernomor polisi T 1275 KN. Akibat kecelakaan ini, tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat setelah mobil sedan tertimpa truk kontainer.
Insiden bermula ketika truk melaju di jalan yang menurun, dan diduga pengemudi truk kehilangan kendali karena kurangnya kewaspadaan terhadap arus lalu lintas di depannya. Akibatnya, truk tersebut menimpa sedan yang datang dari arah berlawanan, menyebabkan mobil sedan itu ringsek.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.