REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG, – Warga Tionghoa di Lampung menyampaikan harapan agar perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dapat memperkuat kerukunan antar umat beragama di provinsi tersebut dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Feberlia Nita, Ketua Koko Cici Lampung, menekankan pentingnya menjaga kerukunan dalam bingkai NKRI pada Imlek tahun ini.
Menurut Feberlia, meskipun hari raya umat beragama di Indonesia berbeda-beda, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus tetap menjadi fondasi utama. Ia menambahkan bahwa budaya Tionghoa di Lampung telah mengalami akulturasi dengan budaya lokal dan berharap tradisi yang kaya ini tetap lestari. "Kita harus bangga dengan kekayaan budaya yang dimiliki tanpa membedakan ras, suku, maupun agama," katanya.
Imlek tahun ini juga diharapkan membawa energi positif yang melambangkan kemajuan sebagaimana Shio Kuda Api. "Makna Imlek khususnya di tahun Kuda Api ini tergolong sangat bagus. Harapannya, hoki atau keberuntungan kita semua bisa seperti kuda; selalu mampu melompat tinggi dan melangkah jauh ke depan," tambahnya.
Sementara itu, seorang rohaniawan dari Vihara Thai Hin Bio Lampung mengungkapkan bahwa vihara ini selalu ramai dikunjungi ribuan warga Tionghoa dan masyarakat sekitar saat Tahun Baru Imlek.