GenPI.co - Volatilitas yang kerap terjadi di pasar saham dan kripto bisa menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para trader.
Pakar trading Indonesia Muhammad Agam menilai volatilitas sebagai elemen penting pada aktivitas perdagangan.
"Volatilitas merupakan kondisi yang dinanti trader berpengalaman karena di sanalah potensi profit bisa dimaksimalkan," ujar Agam, Senin (16/2).
Secara sederhana, volatilitas pasar merupakan ukuran seberapa besar dan seberapa cepat harga suatu aset berubah pada periode waktu tertentu.
Ketika volatilitas tinggi, harga saham dan kripto bisa bergerak naik atau turun secara tajam dalam waktu singkat.
Sebaliknya, volatilitas rendah menggambarkan pergerakan harga saham serta kripto yang relatif stabil dan cenderung perlahan.
Memahami volatilitas membantu trader mempersiapkan diri menghadapi dinamika pasar, sekaligus menyusun rencana trading yang lebih terukur.
Dengan begitu, keputusan yang diambil tidak bersifat impulsif karena berbasis analisis.
Ada sejumlah faktor utama yang bisa memicu volatilitas pasar. Sentimen pasar menjadi salah satunya, yang mana reaksi investor terhadap berita, rumor, atau isu global sering kali memengaruhi harga.
Selain itu, kondisi ekonomi suatu negara, seperti inflasi, suku bunga, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan finansial juga berperan besar.
Faktor politik dan global, seperti pemilu, perang, atau konflik geopolitik kerap memicu lonjakan volatilitas secara tiba-tiba.
Likuiditas pasar turut menentukan, karena aset cenderung mengalami pergerakan harga yang lebih ekstrem.
Terakhir, posisi pasar dan kepadatan transaksi bisa mempercepat koreksi harga ketika terjadi pembalikan sentimen secara mendadak.
Menghadapi pasar yang volatil memang menantang, tetapi bisa dikelola dengan strategi yang tepat.
Pertama, trader perlu memahami profil risikonya sendiri. Membatasi risiko per transaksi menjadi langkah dasar menjaga keberlanjutan akun.
Kedua, sebagian trader memanfaatkan bonus deposit sebagai penopang fleksibilitas modal.
Broker global seperti XM diketahui menawarkan program bonus deposit hingga lebih dari Rp 800 juta sejak 10 Februari sampai 26 Maret 2026.
Chief Marketing Officer XM Panos Lamprakos menilai bonus semacam ini bisa membantu mengurangi tekanan psikologis trader saat pasar berbalik arah.
Selain itu, fokus pada tujuan jangka panjang juga penting. Volatilitas bersifat sementara, sedangkan tren jangka panjang cenderung lebih stabil.
Trader disarankan memantau berita ekonomi dan memadukannya dengan analisis teknikal, seperti indikator volatilitas dan kalender ekonomi.(*)
Jangan lewatkan video populer ini:





