Pria 28 Tahun Tewas Tenggelam saat Sebrangi Sungai Kualuh

mediaindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

TIM SAR gabungan menemukan Bambang (28), dalam kondisi meninggal dunia di sungai Kualuh, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara Senin (16/2). Operasi pencarian kemudian dihentikan setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dievakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga.

"Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR di sungai Kualuh Hulu kami nyatakan selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, Senin (16/2) malam.

Baca juga : Harga Daging Ayam di Medan Berpotensi Tembus Rp50.000 Jelang Ramadan

Peristiwa hanyutnya korban terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 17.15 WIB saat korban bersama beberapa rekannya berada di sekitar sungai. Korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus sungai saat menyeberang dengan berenang sehingga hanyut dan menghilang dari pandangan.

Warga sekitar sempat melakukan pencarian secara swadaya setelah korban dilaporkan hanyut. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan karena korban tidak ditemukan.

Setelah menerima laporan, Pos SAR Tanjung Balai Asahan memberangkatkan satu tim rescuer dari  untuk melakukan pencarian. Mereka kemudian mengoordinir tim gabungan dengan unsur TNI, Polri, BPBD, relawan serta masyarakat setempat di dalamnya.

Baca juga : Kekerasan Anak Melonjak, Sumut Waspadai Ancaman Child Grooming

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet. Pemantauan juga dilakukan di sepanjang bantaran sungai untuk menemukan korban.

Pencarian intensif dilakukan hingga korban berhasil ditemukan pada Senin (16/2) sekitar pukul 00.20 WIB. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan setelah korban ditemukan. Penghentian operasi dilakukan setelah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Atas peristiwa ini Hery mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar sungai. Terutama ketika kondisi arus sedang deras. (YP)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mobil Derek Parkir di Pinggir Jalan Meruya Selatan, Bikin Macet dan Bahaya
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Ketua BEM UGM Kritik MBG jadi Bancakan Elite, SPPG Dikuasai Partai
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Ketua MPR RI Tinjau Lokasi Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Pastikan Penanganan dan Huntara Berjalan
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Long Weekend, ETLE Drone Patrol Presisi Pantau Pelanggaran di MT Haryono-Cibubur
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.