Kantor Imigrasi Jaksel Cokok DJ Asal China dan Penari Thailand, Diduga Langgar Izin Tinggal

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kantor Imigrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menangkap disjoki (disc jockey/DJ) dan penari warga negara asing (WNA) yang diduga kuat menyalahgunakan izin tinggal.

Penangkapan dilakukan melalui Operasi Gabungan Tim Pengawas Orang Asing (Tim Pora) bersama Pomdam Jaya di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu, 15 Februari 2026 dini hari.

Baca Juga :
Tinggal di Negara Orang, Bisa Daftar Jadi Tentara di Sana?
Imigrasi Bali Deportasi Aktris Film Porno Bonnie Blue

"Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan ZS (WN China) dan KS (WN Thailand) di sebuah tempat hiburan malam yang berada di daerah Kuningan, Jakarta Selatan," kata Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Jakarta Selatan, Winarko, dikutip dari ANTARA, Selasa, 17 Februari 2026.

Berdasarkan bukti dan pemeriksaan awal, ZS melakukan aktivitas sebagai DJ dan kedatangan ke Indonesia menggunakan "Visa on Arrival" (VoA), sementara KS bertindak sebagai penari (dancer) menggunakan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK).

Selain pelanggaran izin tinggal sebagaimana diatur dalam Pasal 122 Huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, petugas juga menemukan fakta di lapangan bahwa lokasi tersebut diduga menjadi titik kumpul bagi komunitas yang tidak seharusnya.

Karena itu, Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menegaskan bahwa temuan ini menjadi atensi khusus bagi instansi terkait.

"Kami tidak hanya fokus pada pelanggaran dokumen keimigrasian, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga wilayah Jakarta Selatan dari aktivitas yang berpotensi merusak norma sosial dan budaya bangsa Indonesia," katanya.

Atas temuan tersebut, Imigrasi Jakarta Selatan (Jaksel) mengambil langkah-langkah strategis berupa tindakan administratif keimigrasian.

Kedua WNA saat ini telah diamankan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan mendalam (BAP) dan terancam sanksi deportasi serta penangkalan.

Dia menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di Indonesia harus menghormati hukum yang berlaku, termasuk nilai-nilai kesusilaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan undang-undang," katanya.

Kantor Imigrasi Jaksel mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan keberadaan dan aktivitas orang asing yang mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Baca Juga :
Trump Mau Setop Izin Tinggal Warga Asing dari 'Negara Dunia Ketiga', Termasuk RI?
Jepang Akan Naikkan Biaya Visa 6 Kali Lipat bagi Penduduk Asing Mulai Tahun Depan
Trump Sebut Aktivis Greta Thunberg 'Pembuat Onar, Pemarah dan Gila'

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga "Mengais Rezeki" Imlek di Vihara Bahtera Bhakti Raup Rp 500.000: Uang Buat Cucu
• 30 menit lalukompas.com
thumb
250 Ribu Massa Padati Munich, Serukan Penggulingan Rezim Iran di Tengah Konferensi Keamanan
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Wamenlu Palestina Omar Awadallah Menyatakan Israel Halangi Komite Nasional Pengelola Gaza dalam Rencana Perdamaian Trump
• 6 jam lalupantau.com
thumb
3 Agenda Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang Digelar Kemenag Hari Ini
• 1 jam laludisway.id
thumb
Jembatan Armco Bandar Tarutung Rampung, Akses Warga Kembali Terhubung
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.