Kontrak Berjangka Saham AS Stabil

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

New York: Kontrak berjangka indeks saham AS naik sedikit dalam perdagangan yang sepi karena libur pada Senin malam, 16 Februari 2026, dengan fokus pada sejumlah data ekonomi yang akan datang dan komentar Federal Reserve untuk petunjuk lebih lanjut tentang suku bunga.

Volume perdagangan sebagian besar terhambat oleh libur pasar pada hari Senin, sementara investor juga menganalisis data inflasi konsumen yang beragam dari minggu lalu.

Fokus tetap pada aksi jual besar-besaran di saham teknologi karena kekhawatiran akan gangguan dari industri kecerdasan buatan, sementara pembicaraan nuklir yang akan datang antara AS dan Iran juga mendorong kehati-hatian.

Dikutip dari Investing.com, kontrak berjangka S&P 500 datar di 6.852,50 poin, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 sedikit turun menjadi 24.788,50 poin. Kontrak berjangka Dow Jones datar di 49.554,0 poin.

Baca Juga :

Dolar AS Susah Payah Menguat, Euro hingga Yen Tertekan


(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Data ekonomi dan risalah Fed akan dirilis minggu ini Fokus minggu ini tertuju pada sejumlah indikator ekonomi utama, serta risalah pertemuan Fed bulan Januari, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah suku bunga.

Risalah Fed akan dirilis pada hari Rabu. Selain risalah tersebut, beberapa anggota Fed juga akan berbicara dalam beberapa hari mendatang.

Data produksi industri dan barang tahan lama juga akan dirilis pada hari Rabu, sementara data perdagangan untuk bulan Desember akan dirilis pada hari Kamis.

Data indeks harga PCE—indikator inflasi pilihan The Fed—akan dirilis pada hari Jumat, dan kemungkinan akan memberikan petunjuk yang lebih pasti tentang suku bunga. Wall Street berakhir datar Indeks Wall Street sebagian besar berakhir datar pada hari Jumat karena optimisme atas data inflasi yang sedikit lebih dingin untuk Januari diimbangi oleh penurunan berkelanjutan pada saham teknologi, karena investor khawatir tentang gangguan dari AI.

Data inflasi indeks harga konsumen untuk Januari menunjukkan pendinginan ringan pada angka utama, sementara CPI inti juga mereda sesuai dengan ekspektasi, meskipun sedikit.

Namun, data tersebut tidak memberikan petunjuk yang meyakinkan tentang inflasi, dengan pasar sebagian besar mempertahankan taruhan mereka bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah dalam beberapa bulan mendatang.

Indeks Wall Street mencatat kerugian besar minggu lalu karena saham teknologi anjlok karena kekhawatiran yang didorong oleh AI. S&P 500 turun 1,4 persen minggu lalu, sementara NASDAQ Composite turun 2,1 persen. Dow Jones Industrial Average turun 1,2 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mal di Cibubur Terbakar: 2 Unit Damkar Diterjunkan, Api Sudah Padam
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
SP3 Terbit, Kuasa Hukum PD Tegas: Penyidikan Sudah Dihentikan
• 5 jam lalucelebesmedia.id
thumb
MBG: Program untuk Anak yang Menghidupi Banyak Orang Dewasa
• 58 menit lalukumparan.com
thumb
Harga Bitcoin Turun Hari Ini, 3 Kripto Malah Naik Fantastis
• 8 jam lalugenpi.co
thumb
Hilal Diprediksi Tak Terlihat 17 Februari 2026, Begini Penjelasan Peneliti Observatorium Bosscha
• 5 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.