Penentuan Awal Ramadhan Pakai Rukyatul Hilal, Bagaimana jika Hilal Tak Terlihat ?

okezone.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jakarta Ikhwanudin mengatakan, penetapan awal bulan Hijriah berpedoman pada rukyatul hilal, bukan rukyatul kusuf. 

Dasar penetapan awal bulan Hijriah adalah terlihatnya hilal setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Hijriah. Jika hilal tidak terukyat, maka dilakukan istikmal, bukan berdasarkan rukyatul kusuf.

"Dasar penetapan awal bulan Hijriah adalah terlihatnya hilal setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Hijriah. Jika hilal tidak terukyat, maka dilakukan istikmal, bukan berdasarkan rukyatul kusuf. Gerhana hanya merupakan indikator," ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga :
Tentukan Awal Ramadhan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini

Menurutnya, melaksanakan rukyatul hilal merupakan fardlu kifayah pada saat matahari terbenam tanggal 29 Hijriah, khususnya bulan Syakban dan Ramadhan guna menentukan awal puasa dan hari berbuka (Idul Fitri). Mayoritas imam mazhab berpendapat rukyat menjelang Ramadhan dan Syawal berstatus fardlu kifayah, berbeda dengan Mazhab Hanbali yang menilainya sunnah.

"Mayoritas imam mazhab berpendapat rukyat menjelang Ramadhan dan Syawal berstatus fardlu kifayah, berbeda dengan Mazhab Hambali yang menilainya sunnah," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Tangkap Pengedar Narkoba di Sumut, Sita 15 Kg Heroin
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Arab Saudi Target Tampung 5 Juta Jemaah Haji pada 2030, Kuota RI Berpotensi Naik
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Pemulihan Pascabanjir, SMPN 26 Takengon Siap Kembali Beraktivitas
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Platform X Down Malam Ini, Pengguna Seluruh Dunia Tidak Bisa Akses
• 23 jam laludisway.id
thumb
Dolar AS Susah Payah Menguat, Euro hingga Yen Tertekan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.