Grid.ID - Industri hiburan Asia Tenggara kembali menjadi sorotan. Nama besar sutradara dan produser papan atas Malaysia, Erma Fatima, mendadak kembali menjadi sorotan setelah unggahan terbarunya di media sosial sukses memancing rasa penasaran publik, khususnya di Malaysia dan Indonesia.
Bagaimana tidak? Setelah hampir satu dekade tak terdengar duduk di kursi sutradara, Erma Fatima tiba-tiba muncul dengan sederet potret behind the scenes yang langsung mengundang spekulasi besar. Unggahan tersebut memperlihatkan kebersamaan Erma Fatima dengan sejumlah aktor ternama Indonesia dan Malaysia dalam satu proyek yang hingga kini masih dirahasiakan.
"Lama tak rasa macam ni," tulis Erma Fatima di akun Instagram pribadinya yang dikutip Grid.ID pada Selasa (17/2/2026).
Dalam foto-foto yang beredar, tampak aktor senior Indonesia Lukman Sardi berdiri dalam satu frame bersama Elina Joerg dan Bara Valentino. Tak hanya itu, dua aktris populer Malaysia, Anna Jobling dan Puteri Sarah, juga terlihat berada di lokasi yang sama, seolah tengah menjalani proses produksi intens di bawah arahan langsung Erma Fatima.
Menariknya, dalam unggahan tersebut pun Erma Fatima mencantumkan lagu milik Opick berjudul Wahai Pemilik Jiwa.
Menariknya, Erma Fatima sama sekali tidak memberikan keterangan detail terkait proyek tersebut. Tak ada bocoran apakah ini merupakan film layar lebar, serial drama, atau bahkan proyek kolaborasi lintas negara yang melibatkan industri hiburan Malaysia dan Indonesia secara besar-besaran. Justru sikap tertutup inilah yang semakin memantik rasa penasaran warganet dan media.
Nama Lukman Sardi sendiri langsung menjadi sorotan utama. Aktor yang dikenal dengan kemampuan akting kuat dan pilihan proyek yang selektif itu disebut-sebut memegang peran penting dalam produksi ini. Kehadirannya dianggap sebagai sinyal bahwa proyek tersebut bukan sekadar produksi biasa, melainkan sebuah karya serius dengan standar tinggi.
Kembalinya Erma Fatima ke dunia penyutradaraan setelah sekitar 10 tahun vakum jelas bukan peristiwa sepele. Selama ini, ia dikenal sebagai sosok visioner yang kerap melahirkan karya-karya berani dan penuh pesan. Tak sedikit yang menilai bahwa comeback ini akan menjadi titik balik penting dalam kariernya, sekaligus membuka lembaran baru bagi kolaborasi industri hiburan Malaysia–Indonesia.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait judul, jadwal rilis, maupun rumah produksi yang terlibat. Namun satu hal yang sudah pasti, langkah Erma Fatima kali ini sukses mencuri perhatian publik. Jika benar proyek ini menjadi ajang comeback resminya, maka penonton patut bersiap menyambut karya ambisius yang berpotensi mengguncang kawasan dan mempererat kerja sama dua industri hiburan terbesar di Asia Tenggara.(*)
Artikel Asli




