FAJAR, TORAJA UTARA – Penyebab pasti kematian seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di celah bebatuan Buntu Batu, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, masih menjadi misteri. Pria paruh baya itu ditemukan pada Selasa (17/2/2026).
Meski demikian, identitas korban telah terungkap. Dia bernama Marthen Sonda (54). Sempat dilaporkan hilang oleh kluarganya.
Adanya luka di kepala dan leher serta riwayat penyakit hipertensi yang dideritanya, kini menjadi fokus utama penyelidikan untuk mengungkap tabir kematian korban.
Kronologi Penemuan Korban
Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, peristiwa ini bermula ketika Marthen Sonda berpamitan untuk pergi membersihkan sawah miliknya pada Senin, (16/2/2026).
Namun, hingga sore hari, korban tak kunjung kembali ke rumah. Merasa khawatir, pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar kandang kerbau dekat sawah. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil hingga malam hari.
Pencarian baru berakhir tragis pada Selasa(17/2/2026), sekitar pukul 08.00 Wita. Saksi pertama, Betti, menemukan korban dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa di sela-sela batu di area persawahan.
“Saksi pertama kemudian memanggil saksi kedua untuk memastikan kondisi korban, sebelum akhirnya menginformasikan kabar duka tersebut kepada keluarga dan warga sekitar,” tulis laporan kronologi kejadian tersebut.
Riwayat Medis dan Dugaan Penyebab
Di tengah proses penyelidikan terkait luka yang ditemukan pada bagian kepala korban, pihak keluarga memberikan informasi krusial mengenai kondisi kesehatan Marthen Sonda.
Diketahui, korban selama ini memiliki riwayat penyakit hipertensi (darah tinggi) dan rematik akut.
Kondisi medis ini memunculkan dugaan awal bahwa korban mungkin mengalami serangan mendadak saat sedang bekerja di sawah, yang kemudian menyebabkan ia terjatuh dan terbentur batu.
Meski demikian, kepolisian masih mendalami apakah luka kepala tersebut murni akibat kecelakaan kerja (terjatuh) atau ada faktor lain.
Langkah Kepolisian
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, termasuk sebilah parang yang ditemukan di dekat jasad korban.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah penyebab kematian selaras dengan riwayat penyakit yang diderita korban.
Pihak keluarga sendiri terpukul atas kejadian ini, mengingat korban berangkat dalam keadaan sehat untuk melakukan rutinitas pertaniannya sehari-hari. (edy)





