Cerita Foe Sempat Minder dengan Nama Tionghoa, Kini Jadi Kebanggaan

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi muda Tionghoa berbagi pengalaman soal nama bernuansa China yang disematkan pada nama lengkap mereka.

Salah satunya, Foe Peace Mayel Simbolon (32), yang memakai nama marga Tionghoa di depan nama lengkapnya.

Foe—demikian dia akrab disapa—mengakui butuh proses untuk menerima nama marga yang sudah diberikan setelah ia lahir itu.

"Itu nama marga Ibu saya. Kenapa ditaruh di depan, karena di belakang ada nama marga ayah saya," tuturnya kepada Kompas.com, Senin (16/2/2026).

Baca juga: Hilangnya Nama Tionghoa pada Era Orde Baru: Kecurigaan Politik dan Tekanan Sosial

"Kalau marga ditaruh di belakang semua jadi lucu kan. Makanya diberikan di depan satu, di belakang satu," lanjutnya.

Ayah Foe berasal dari Medan, Sumatera Utara, sementara ibunya berasal dari Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Menurut Foe, nama marga Tionghoa yang dipakai di depan sempat membuatnya kurang percaya diri saat duduk di sekolah dasar (SD). Ia berpikir bahwa nama tersebut cukup aneh dan tidak biasa.

Selain itu, namanya membuat Foe semakin kentara merupakan warga keturunan Tionghoa.

"Sementara di sekolah SD dulu kan mayoritas muslim. Jadi saya kok beda sendiri. Sempat kurang pede, merasa aneh dengan namanya," ungkap Foe.

"Apalagi saya waktu itu sipit, putih, badannya masih gendut dan rambutnya dipotong botak. Makinlah saya kayak Boboho saja. Dicengin disebut cokin nih cokin (Cina)," selorohnya.

Sempat merasa enggan dipanggil dengan nama Tionghoa

Meski nama lengkapnya panjang, sejak SD panggilan Foe sudah melekat.

Namun, Foe sendiri sempat merasa enggan dipanggil dengan nama itu karena terasa aneh dan berbeda.

Sehingga saat SD dan SMP ia sempat meminta agar dipanggil dengan nama tengah, yakni Mayel.

Baca juga: Mutiara Cantik yang Nyaris Terlupa: Cerita Zefanya dan Nama Tionghoanya

Namun, saat SMP Foe sudah mulai menemukan teman-teman sekolah sesama suku Tionghoa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Nama marga mereka menurutnya bahkan lebih unik darinya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolda Jatim pastikan pelaksanaan Imlek di Jawa Timur lancar dan aman
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Israel Makin Gila! Resmi Akui Tepi Barat "Tanah Milik Negara"
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, Kadispora Sulsel Buka Brave Venture Masterclass di Yotta Signature
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Imlek 2026: 44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana
• 8 jam laludisway.id
thumb
Desainer Muda Nabila Misha Rilis Koleksi Raya The Quiet Opulence, Fuji: Aku Umur 14 Tahun Masih Main!
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.