PT Matahari Putra Prima Tbk Catat Kenaikan Penjualan di 2025

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Tangerang: PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menutup tahun buku 2025 dengan pertumbuhan penjualan yang tetap solid, sekaligus mencatat perbaikan margin kotor. 
 
Sepanjang 2025, MPPA membukukan penjualan bersih sebesar Rp7,25 triliun, tumbuh 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp7,12 triliun.
 
Baca juga: 9 Bulan, Matahari Department Store Raih Laba Rp1,38 Triliun

Kenaikan tersebut ditopang permintaan pelanggan yang relatif stabil serta konsistensi eksekusi berbagai inisiatif strategis. Di sisi profitabilitas, laba kotor meningkat 2,8% menjadi Rp1,27 triliun.
 
Perbaikan ini mencerminkan pengelolaan bauran produk yang lebih efektif serta strategi merchandising yang dinilai lebih tepat sasaran terhadap kebutuhan konsumen.

Namun demikian, laba operasional tercatat turun menjadi Rp26 miliar dari Rp33,9 miliar pada 2024. Penurunan ini sejalan dengan langkah perusahaan yang terus mengalokasikan investasi untuk penguatan daya saing jangka panjang, termasuk pengembangan format ritel baru dan penyegaran penawaran produk.
 
Pada level bottom line, MPPA membukukan rugi bersih sebesar Rp152 miliar. Kerugian tersebut terutama dipengaruhi beban non-operasional, sementara kinerja inti bisnis ritel tetap menunjukkan ketahanan.
 
CEO MPPA, Adrian Suherman, menyatakan 2025 menjadi fase penting dalam memperkuat fondasi bisnis. Perseroan, menurutnya, berhasil menjaga pertumbuhan sekaligus meningkatkan margin melalui pengendalian biaya yang disiplin dan optimalisasi strategi produk.
 
Ia juga menekankan inisiatif rebranding yang diluncurkan pada Agustus 2025 memberi dampak positif terhadap persepsi dan keterlibatan pelanggan. Langkah tersebut dinilai menjadi pijakan penting untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan ke depan. Pelanggan, Efisiensi, dan Ekspansi Selektif Memasuki tahun berikutnya, MPPA akan mempercepat strategi berbasis pelanggan dengan memastikan ketersediaan produk segar dan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang kompetitif. Optimalisasi produktivitas gerai, penyempurnaan assortments, serta peningkatan standar layanan akan menjadi prioritas utama.
 
Perseroan juga memperkuat kapabilitas rantai pasok dan kanal digital untuk meningkatkan integrasi operasional. Ekspansi akan dilakukan secara selektif, termasuk menjajaki wilayah-wilayah yang belum terlayani secara optimal.
 
Dengan disiplin operasional dan fokus pada efisiensi, MPPA menargetkan terciptanya nilai jangka panjang yang lebih berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal Power Nap: Tidur Singkat, Dampak Maksimal bagi Otak
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Dorong Kontribusi Nyata bagiPembangunan Hukum, MA Jalin Kerja Sama Dengan Universitas Bhayangkara
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
8 Jukir Liar di Kawasan Tanah Abang Ditangkap, Getok Tarif Parkir Capai Rp 100 Ribu
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Banjir Meluas di Grobogan, 9.000 KK Terdampak di 42 Desa
• 7 jam laludisway.id
thumb
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
• 8 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.