Bupati Probolinggo 7 Koper Turis Thailand Hilang: Bromo Harus Aman

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, buka suara soal hilangnya 7 koper milik turis asal Thailand saat berwisata di Gunung Bromo, Jawa Timur.

Haris menyayangkan adanya peristiwa tersebut. Mengingat wisata Gunung Bromo merupakan destinasi unggulan di Kabupaten Probolinggo.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, saya menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas kejadian kehilangan barang yang dialami rombongan wisatawan asal Thailand di kawasan Bromo," kata Haris kepada wartawan, Selasa (17/2).

Ia mengajak seluruh pihak mulai pelaku wisata, pihak keamanan dan lainnya untuk menjaga keamanan di kawasan wisata Gunung Bromo.

"Pariwisata hanya akan tumbuh jika wisatawan pulang dengan rasa aman, nyaman, dan cerita baik tentang Probolinggo," ucapnya.

"Kami tidak ingin peristiwa ini menjadi trauma, melainkan menjadi momentum untuk berbenah dan memperkuat sistem keamanan wisata di Bromo dan seluruh destinasi unggulan lainnya," lanjutnya.

Haris mengatakan di Pendopo Agung Kecamatan Sukapura sebenarnya telah dilengkapi kamera CCTV untuk menjamin keamanan kendaraan dan barang milik wisatawan.

"Bromo tidak hanya harus indah dipandang, tetapi juga harus aman dirasakan. Karena keamanan wisata adalah kehormatan bagi daerah kita. Mari kita jaga bersama Bromo sebagai rumah yang hangat bagi siapa pun yang datang dari berbagai penjuru dunia," ujar dia.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif, mengatakan pihaknya telah memberikan atensi khusus hilangnya 7 koper milik wisatawan Thailand itu.

"Dalam kasus ini juga, saya atensikan penuh kepada anggota opsnal Satreskrim untuk melakukan mapping dan penyelidikan agar kasus ini segera terungkap," ucap Wahyu.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemanggilan saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kami akan melakukan pemanggilan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti seperti rekaman CCTV serta keterangan para pelaku usaha jasa wisata di sekitar lokasi," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 7 koper milik wisatawan asal Thailand raib digondol maling. Peristiwa itu terjadi saat kendaraan rombongan yang tengah berwisata di Gunung Bromo diparkir di Pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2).

Insiden tersebut bermula saat rombongan diantar menuju Gunung Bromo menggunakan minibus Toyota Hiace. Sesampainya di area pendopo pemberhentian bus, sopir dan wisatawan turun sejenak. Sementara, koper mereka disimpan di dalam mobil dalam keadaan terkunci.

Saat kembali ke mobil, pintu kendaraan yang sebelumnya terkunci terasa sulit untuk dibuka.

"Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah dicek, tujuh koper hilang," kata salah seorang agen travel yang mengantar turi, Jhonni, Senin (16/2).

Para turis itu awalnya sempat menuding pihak travel sebagai pelaku karena tidak ada kerusakan yang signifikan di kendaraan. Namun, tuduhan itu berubah setelah GPS salah satu koper terdeteksi.

"Titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo," ucapnya.

Para rombongan bersama pihak kepolisian langsung menuju lokasi GPS itu yang merujuk di salah satu rumah warga.

Akan tetapi, saat digeledah, tidak ditemukan koper para turis itu. Sinyal GPS dari koper itu juga hilang.

Adapun barang berharga yang dilaporkan raib mulai dari satu tas merah milik Kanthuma Puk berisi make up, pakaian, serta dompet dengan uang tunai sebesar Rp 3.251.046.

Tas hitam-merah milik Chinnapat Jadcharoen. Di dalamnya terdapat kamera Ricoh GR IV senilai Rp 26.550.209, satu unit iPhone 13 Pro, pakaian, serta earphones.

Lalu, backpack hitam milik Ananya Seeda berisi iPad Air 5, Redmi Note 15, serta pakaian. Dua tas, masing-masing warna kuning dan hitam milik Naowarat dan Sawatphiphatphon yang berisi pakaian turut hilang. Satu backpack hitam milik Chanidapa Pavichievac yang berisi pakaian juga hilang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Umat Tionghoa Padati Vihara Dharma Ramsi Bandung Rayakan Imlek | BREAKING NEWS
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Brimob Gagalkan Tawuran Dini Hari di Ciracas, 4 Sajam Diamankan
• 21 jam laludisway.id
thumb
Sidang Isbat Sore Ini, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Warga Kulon Progo Sambut Ramadan dengan Tradisi Nyadran Agung
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penjualan Melejit di IIMS 2026, Wahana Honda Bukukan 500 Unit Lebih
• 23 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.