Jakarta (ANTARA) - Industri estetika Indonesia kedatangan teknologi pengencang kulit (skin tightening) generasi terbaru asal Korea Selatan yakni XERF yang diklaim membuat perawatan kulit menjadi nyaman tanpa bekas merah atau bengkak-bengkak di wajah.
Sebagaimana rilis pers yang diterima, Selasa, XERF merupakan teknologi monopolar Radiofrequency (RF) pertama di dunia yang menggunakan dua panjang gelombang sekaligus, yakni 6,78 MHz dan 2 MHz.
Teknologi ini memungkinkan pasien yang melakukan perawatan kulit wajah dapat merasa nyaman saat melakukan treatment-nya.
XERF menggunakan Advanced Integrated Cryogen Delivery (ICD) untuk pendinginan instan, sehingga pasien umumnya merasa nyaman tanpa memerlukan anestesi topikal atau suntikan mati rasa.
"Kombinasi frekuensi ganda ini memungkinkan pengantaran energi tidak hanya lebih dalam, tetapi juga lebih presisi pada area yang membutuhkan. Hasilnya, kulit menjadi lebih halus dan kencang secara optimal namun tetap aman bagi pasien," kata pemilik klinik Maharva Clinic Aji Bayu Chandra.
Baca juga: Melasma, flek di wajah yang mengganggu dan cara menanganinya
Tak hanya itu, teknologi XERF juga diklaim tidak meninggalkan bekas perawatan seperti kulit merah dan bengkak-bengkak. Perawatan ini memungkinkan pasien untuk langsung beraktivitas kembali segera setelah prosedur selesai.
Teknologi medis non-invasif ini resmi melakukan debutnya di Indonesia melalui kolaborasi strategis antara distributor idsMED Aesthetics Indonesia dan Maharva Clinic.
Peluncuran yang digelar di Maharva Clinic Surabaya ini menandai penggunaan pertama teknologi XERF di Tanah Air.
Kehadiran teknologi ini menjadi jawaban atas meningkatnya permintaan pasar terhadap prosedur peremajaan kulit premium tanpa bedah dengan waktu pemulihan yang minimal.
Inovasi ini telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, yang menjamin standar keamanan dan efektivitasnya secara global.
Vice President idsMED Aesthetics Indonesia Andy Rahardja menilai Indonesia merupakan pasar estetika yang sangat dinamis, terutama pada segmen perawatan non-bedah.
Kehadiran XERF diposisikan untuk memperkuat standar layanan estetika nasional agar sejajar dengan tren global.
"Kehadiran XERF adalah bagian dari visi strategis kami untuk menghadirkan teknologi global yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal. Kami bangga Maharva Clinic menjadi mitra pertama yang mengadopsi standar layanan berbasis sains ini," kata Andy.
Baca juga: Manfaat kulit pisang: cerahkan wajah hingga memutihkan gigi
Baca juga: Dokter: Akupuntur wajah jadikan kulit tampak lebih cerah dan segar
Baca juga: Prosedur perawatan wajah di salon yang berisiko pada kesehatan kulit
Sebagaimana rilis pers yang diterima, Selasa, XERF merupakan teknologi monopolar Radiofrequency (RF) pertama di dunia yang menggunakan dua panjang gelombang sekaligus, yakni 6,78 MHz dan 2 MHz.
Teknologi ini memungkinkan pasien yang melakukan perawatan kulit wajah dapat merasa nyaman saat melakukan treatment-nya.
XERF menggunakan Advanced Integrated Cryogen Delivery (ICD) untuk pendinginan instan, sehingga pasien umumnya merasa nyaman tanpa memerlukan anestesi topikal atau suntikan mati rasa.
"Kombinasi frekuensi ganda ini memungkinkan pengantaran energi tidak hanya lebih dalam, tetapi juga lebih presisi pada area yang membutuhkan. Hasilnya, kulit menjadi lebih halus dan kencang secara optimal namun tetap aman bagi pasien," kata pemilik klinik Maharva Clinic Aji Bayu Chandra.
Baca juga: Melasma, flek di wajah yang mengganggu dan cara menanganinya
Tak hanya itu, teknologi XERF juga diklaim tidak meninggalkan bekas perawatan seperti kulit merah dan bengkak-bengkak. Perawatan ini memungkinkan pasien untuk langsung beraktivitas kembali segera setelah prosedur selesai.
Teknologi medis non-invasif ini resmi melakukan debutnya di Indonesia melalui kolaborasi strategis antara distributor idsMED Aesthetics Indonesia dan Maharva Clinic.
Peluncuran yang digelar di Maharva Clinic Surabaya ini menandai penggunaan pertama teknologi XERF di Tanah Air.
Kehadiran teknologi ini menjadi jawaban atas meningkatnya permintaan pasar terhadap prosedur peremajaan kulit premium tanpa bedah dengan waktu pemulihan yang minimal.
Inovasi ini telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, yang menjamin standar keamanan dan efektivitasnya secara global.
Vice President idsMED Aesthetics Indonesia Andy Rahardja menilai Indonesia merupakan pasar estetika yang sangat dinamis, terutama pada segmen perawatan non-bedah.
Kehadiran XERF diposisikan untuk memperkuat standar layanan estetika nasional agar sejajar dengan tren global.
"Kehadiran XERF adalah bagian dari visi strategis kami untuk menghadirkan teknologi global yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal. Kami bangga Maharva Clinic menjadi mitra pertama yang mengadopsi standar layanan berbasis sains ini," kata Andy.
Baca juga: Manfaat kulit pisang: cerahkan wajah hingga memutihkan gigi
Baca juga: Dokter: Akupuntur wajah jadikan kulit tampak lebih cerah dan segar
Baca juga: Prosedur perawatan wajah di salon yang berisiko pada kesehatan kulit





