Pernyataan tersebut dimuat dalam buku karya Keza MacDonald berjudul Super Nintendo, lalu dikutip sejumlah media seperti Polygon dan GamesRadar+.
Aonuma menjelaskan bahwa pada era konsol generasi lama, desain game sangat dipengaruhi kemampuan perangkat. Banyak keputusan kreatif lahir dari keterbatasan teknis yang ada saat itu.
“Gagasan untuk menghadirkan pengalaman bermain yang mulus bukan hanya soal menghapus batasan, tetapi juga sangat memengaruhi desain game itu sendiri,” ujarnya.
Dungeon Lahir dari Keterbatasan
Ia mencontohkan bagaimana struktur dungeon klasik dalam Zelda sebenarnya merupakan solusi teknis. Pada masa lalu, area permainan perlu dipisahkan dengan jelas agar sistem mampu memuatnya secara stabil.
“Dulu, kita membutuhkan situasi di mana ada pintu masuk dan pintu keluar, dan itulah mengapa kita membutuhkan dungeon,” kata Aonuma.
Kini, dengan kemampuan hardware yang jauh lebih kuat, pendekatan tersebut tidak lagi menjadi keharusan.
“Sekarang semua hal ini dapat terhubung. Kebebasan ini dimungkinkan oleh evolusi perangkat keras, dan itu juga secara positif memengaruhi sisi desain game,” lanjutnya.
Pengaruh Nyata di Tears of the Kingdom
Perubahan pendekatan ini terlihat jelas dalam The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom. Dunia permainan dirancang lebih menyatu tanpa sekat yang terasa kaku, memungkinkan eksplorasi vertikal dan horizontal secara bebas.
Menurut Aonuma, kemajuan hardware memungkinkan tim menghadirkan pengalaman yang benar-benar seamless. Dunia tidak lagi terasa terfragmentasi, dan pemain bisa bergerak dari satu area ke area lain tanpa gangguan berarti.
Ia juga menyoroti bagaimana kreativitas pemain menjadi bagian penting dari desain modern Zelda.
“Kami merasa senang ketika melihat bagaimana orang bermain. Kami ingin mewujudkan segala kemungkinan bagi mereka,” ujarnya.
Sistem interaksi fisika, kebebasan menyusun objek, hingga berbagai solusi alternatif dalam memecahkan tantangan menjadi bukti bahwa evolusi teknologi telah membuka ruang eksperimen yang lebih luas.
Evolusi Teknologi dan Masa Depan Zelda
Bagi Aonuma, setiap lompatan teknologi membawa peluang baru dalam merancang pengalaman bermain. Bukan hanya dari sisi visual, tetapi juga dalam struktur dunia, interaksi, dan kebebasan pemain.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa masa depan The Legend of Zelda akan terus berkembang seiring kemajuan perangkat keras Nintendo. Evolusi hardware bukan sekadar meningkatkan performa, melainkan juga membentuk ulang cara sebuah dunia petualangan diciptakan.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)





