Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan perlunya mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas di jalur arteri selama periode Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah Lampung.
“Selama periode Angkutan Lebaran 2026, perlu mengantisipasi sejumlah lokasi yang berpotensi mengakibatkan kemacetan terutama di jalur arteri. Kami sudah memetakan, terutama di Lampung, perlu antisipasi di daerah pasar tumpah, serta daerah wisata,” kata Dudy di Bandarlampung, Selasa (17/2/2026).
Advertisement
Dia menyampaikan, langkah antisipasi kemacetan perlu diperkuat melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengurai kepadatan lalu lintas.
Dudy menjelaskan, terdapat enam lokasi pasar tumpah di Lampung yang berpotensi menimbulkan kemacetan di jalur arteri, yakni Pasar Liwa di Kabupaten Lampung Barat, Pasar Krui di Kabupaten Pesisir Barat, dan Pasar Unit II di Kabupaten Tulang Bawang.
Selain itu, Plaza Bandar Jaya di Kabupaten Lampung Tengah, Pasar Natar di Kabupaten Lampung Selatan, serta Pasar Pringsewu di Kabupaten Pringsewu.
Menurutnya, keberadaan pasar tumpah tersebut dapat menghambat arus lalu lintas, terutama di jalan nasional, akibat aktivitas kios dan penggunaan alat transportasi tradisional di sekitar lokasi.
“Antisipasi lokasi pasar tumpah harus diperkuat juga dengan langkah pengendalian dan pencegahan hambatan di jalan nasional, salah satunya juga di sekitar Pelabuhan Bakauheni,” ucapnya.
Ia menambahkan, potensi kemacetan akibat pasar tumpah dapat meningkat pada puncak arus mudik maupun arus balik, khususnya pada jam operasional pasar antara pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.




