James Webb Ungkap Lubang Hitam Pelarian: Fenomena Langka di Alam Semesta

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

ALAM semesta kembali menunjukkan sisi misteriusnya yang melampaui imajinasi manusia. Baru-baru ini, data terbaru dari Teleskop James Webb (JWST) memberikan bukti kuat mengenai eksistensi lubang hitam pelarian yang melesat bebas menembus ruang antargalaksi dengan kecepatan fantastis.

Fenomena ini bukan lagi sekadar teori di atas kertas. Penemuan ini menandai babak baru dalam astronomi modern, di mana objek paling masif di jagat raya ternyata bisa "ditendang" keluar dari rumah galaksinya sendiri.

Statistik Kunci Lubang Hitam Pelarian
Kecepatan Maksimum Hingga 3.000 km/detik Massa Terdeteksi 10 Juta kali massa Matahari Panjang Jejak 200.000 Tahun Cahaya
Apa Itu Lubang Hitam Pelarian?

Selama ini, kita mengenal lubang hitam sebagai objek statis yang berada di pusat galaksi. Namun, lubang hitam pelarian adalah pengecualian ekstrem. Objek ini bergerak dengan kecepatan hingga 3.000 kilometer per detik. Sebagai perbandingan, kecepatan ini ribuan kali lebih cepat daripada komet tercepat yang pernah melintasi tata surya kita.

Baca juga : Asal-usul Titan Saturnus: Teori Tabrakan Bulan Purba & Usia Cincin

Keberadaan objek ini pertama kali diprediksi melalui solusi relativitas Einstein oleh matematikawan Roy Kerr pada tahun 1960-an. Kerr menjelaskan bahwa lubang hitam yang berputar menyimpan energi rotasi yang sangat masif, mencapai 29% dari total massanya.

Mekanisme Tendangan Gravitasi: Mengapa Lubang Hitam Bisa Kabur?

Bagaimana mungkin objek dengan gravitasi sekuat lubang hitam bisa terlempar? Jawabannya terletak pada peristiwa tabrakan kosmik. Fisikawan Roger Penrose sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa lubang hitam bisa berfungsi seperti baterai raksasa yang melepaskan energi luar biasa saat bergabung.

Ketika dua lubang hitam supermasif bertabrakan, mereka memancarkan gelombang gravitasi. Jika pancaran gelombang ini lebih kuat ke satu arah, lubang hitam hasil penggabungan tersebut akan menerima efek "tendangan" atau recoil. Efek inilah yang mendorongnya keluar dari pusat galaksi dan menjadikannya pengembara antarbintang.

Baca juga : Teleskop SPHEREx NASA Temukan Molekul Organik di Komet Antarbintang 3I/ATLAS

Temuan James Webb: Jejak Bintang Sepanjang 200.000 Tahun Cahaya

Bukti paling nyata ditemukan oleh tim astronom yang dipimpin oleh Pieter van Dokkum dari Universitas Yale. Menggunakan data James Webb, mereka mengidentifikasi garis lurus misterius di luar angkasa yang ternyata merupakan bekas lintasan lubang hitam.

Karakteristik Jejak Lubang Hitam Pelarian:
  • Panjang Lintasan: Mencapai 200.000 tahun cahaya (dua kali lebar galaksi Bima Sakti).
  • Massa Objek: Diperkirakan 10 juta kali massa Matahari.
  • Kecepatan: Melesat hampir 1.000 kilometer per detik.
  • Efek Fisik: Gravitasinya menekan gas antarbintang, memicu lahirnya bintang-bintang baru di sepanjang jalurnya.

Selain temuan van Dokkum, observasi pada galaksi NGC 3627 juga menunjukkan jejak serupa sepanjang 25.000 tahun cahaya yang disebabkan oleh lubang hitam bermassa 2 juta kali Matahari.

Apakah Fenomena Ini Berbahaya bagi Bumi?

Meskipun terdengar mengerikan, para ilmuwan menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Ruang angkasa sangatlah luas, dan kemungkinan lubang hitam pelarian melintas cukup dekat untuk mengganggu Tata Surya sangatlah kecil.

Penemuan ini lebih berfungsi sebagai pengingat akan dinamisnya alam semesta. Lubang hitam kini tidak hanya dianggap sebagai pemakan materi, tetapi juga sebagai entitas yang mampu menciptakan struktur baru di ruang hampa melalui perjalanannya yang luar biasa.

FAQ: People Also Ask

Apakah lubang hitam pelarian bisa dilihat dengan mata telanjang?
Tidak. Lubang hitam sendiri tidak memancarkan cahaya. Kita hanya bisa melihat dampaknya, seperti jejak bintang yang terbentuk di belakangnya atau gangguan gravitasi pada objek sekitarnya.

Apa perbedaan lubang hitam pelarian dengan lubang hitam biasa?
Lubang hitam biasa umumnya berada di pusat galaksi (supermasif) atau diam di tempat bekas ledakan bintang. Lubang hitam pelarian bergerak dengan kecepatan tinggi melintasi ruang antargalaksi.

(Live Science, NASA James Webb Data Analysis 2026/H-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Kapolres Bima Kota Terancam PTDH, Polri: Pelanggaran Narkoba Tak Akan Ditoleransi
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Gokil! Pria Tiongkok Dikunci di Luar Mobil oleh Kucingnya Sendiri Saat Mudik
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
Fakta-Fakta Pencurian di Hotel Mewah dengan Terduga Pelaku Pakai Batik saat Beraksi
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Apa Itu Hilal dan Kenapa Harus Terlihat sebelum Ramadan Dimulai? Ini Penjelasannya
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.