Tak Ada Sweeping Selama Ramadan, Wamenag: Bentuk Penghormatan Saudara Kita yang Tidak Berpuasa

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Dia menilai tidak adil jika hanya karena sebagian masyarakat berpuasa, lalu semua orang harus dipaksa merasakan hal yang sama.

Tak Ada Sweeping Selama Ramadan, Wamenag: Bentuk Penghormatan Saudara Kita yang Tidak Berpuasa. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni dan persatuan selama bulan Ramadan dengan mengedepankan sikap saling menghormati, baik bagi yang berpuasa maupun yang tidak.

“Tadi imbauan cukup jelas, agar umat Islam menunaikan ibadah puasa dengan khusyuk. Mereka yang tidak berpuasa diharapkan menghormati orang yang berpuasa,” ujarnya saat menanggapi isu sweeping oleh ormas usai Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam.

Baca Juga:
Menag: Kalender Hijriah Global Turki Belum Mulai 1 Ramadan Besok

Namun, Wamenag juga menekankan penghormatan harus berjalan dua arah. “Kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, tidak semua orang berpuasa. Masih memungkinkan ada fasilitas yang bisa dinikmati oleh mereka yang tidak puasa,” katanya.

Dia menilai tidak adil jika hanya karena sebagian masyarakat berpuasa, lalu semua orang harus dipaksa merasakan hal yang sama.

Baca Juga:
Ini Penjelasan Menag soal Keputusan 1 Ramadan Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

“Enggak mungkin gara-gara kita puasa, semuanya harus merasakan puasa. Yang tidak puasa karena keyakinan berbeda tidak bisa makan dan minum. Ini harus dipertimbangkan dalam membangun kebersamaan,” kata dia.

Baca Juga:
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Menjawab pertanyaan soal sweeping, Wamenag menegaskan tidak ada rencana aksi semacam itu. “Enggak ada, enggak ada sweeping-sweeping. Itulah bentuk penghormatan kita bahwa selain kita yang berpuasa, masih ada saudara kita yang tidak berpuasa,” katanya.

Dia pun menegaskan pentingnya membangun koridor kebersamaan agar perbedaan tidak merusak persatuan bangsa. “Harus dibangun suasana saling menghormati, sehingga persatuan kita tidak terganggu karena perbedaan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan edaran dari Kementerian Agama, Wamenag menjelaskan bahwa urusan keamanan bukan menjadi kewenangan pihaknya. “Kalau wilayah keamanan, itu bukan wilayah Kementerian Agama. Ada institusi lain yang berwenang,” kata dia.

Dia pun optimistis situasi Ramadan tahun ini akan berjalan kondusif. “Kita melihat suasana hari ini semakin kondusif. Insyaallah seterusnya,” katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MDRN Raih Proyek Pengembangan Smart Factory CNC Dirgantara Indonesia 
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Antisipasi Narkotika Jenis Baru, BNN Aktifkan Early Warning System
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pertamina Patra Niaga wujudkan pengelolaan limbah lewat SI CADIAK
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Pramono Anung Tegas Larang Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan di Jakarta
• 34 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
STIH Muhammadiyah Takengon Ajak Siswa SD Tetap Belajar Meski Terdampak Bencana Akhir 2025
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.