Rugi Link Net (LINK) Bengkak Jadi Rp1,44 Triliun pada 2025

wartaekonomi.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Link Net Tbk (LINK) menutup tahun buku 2025 dengan rugi bersih sebesar Rp1,44 triliun. Angka tersebut membengkak dibandingkan periode 2024 sebesar Rp1,18 triliun. Seiring hasil tersebut, rugi bersih per saham dasar dan dilusian meningkat menjadi Rp527 dari sebelumnya Rp431.

Padahal, Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang cukup kuat. Sepanjang 2025, pendapatan LINK mencapai Rp3,08 triliun, melonjak 22,22% dari Rp2,52 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontribusi pendapatan tersebut berasal dari segmen korporasi melalui bisnis sewa jaringan sebesar Rp1,13 triliun, TV kabel Rp959,22 miliar, internet broadband Rp795,38 miliar, serta segmen lainnya Rp192,91 miliar.

Baca Juga: Pendapatan Naik, tapi EXCL Justru Rugi Rp4,42 Triliun pada 2025

Dari sisi beban, penyusutan tercatat Rp1,67 triliun, sedikit turun dari Rp1,69 triliun pada 2024. Namun, beban jaringan dan beban langsung lainnya justru meningkat signifikan menjadi Rp1,53 triliun dari sebelumnya Rp1,06 triliun.

Beban umum dan administrasi turun menjadi Rp393,23 miliar dari Rp452,87 miliar. Beban gaji dan kesejahteraan karyawan juga menurun ke Rp249,25 miliar dari Rp264,16 miliar. Sementara itu, beban amortisasi naik menjadi Rp79,22 miliar dari Rp74,5 miliar.

Beban penjualan dan pemasaran tercatat Rp32,92 miliar, turun dari Rp74,5 miliar. Penurunan nilai piutang usaha juga menyusut menjadi Rp8,11 miliar dari Rp46,45 miliar. Beban keuangan turun menjadi Rp514 miliar dari Rp632,39 miliar.

Di sisi lain, penghasilan keuangan tercatat Rp9,54 miliar, turun dari Rp12,36 miliar. Beban lainnya justru meningkat menjadi Rp39,95 miliar dari Rp27,2 miliar. Secara keseluruhan, rugi sebelum pajak penghasilan tercatat Rp1,44 triliun, menyusut dari Rp1,77 triliun pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Cegah Kerugian Triliunan, Wamen Nezar Patria Pastikan Sistem Anti Scam dan Spam Lindungi Jutaan Warga

Dari neraca, total aset LINK per akhir 2025 tercatat Rp13,23 triliun, turun dari Rp13,91 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, total liabilitas meningkat menjadi Rp9,68 triliun dari Rp8,91 triliun. Adapun jumlah ekuitas menyusut menjadi Rp3,54 triliun dari sebelumnya Rp5 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham Hillcon (HILL) Masuk Radar UMA usai Anjlok 46 Persen 
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Ternyata Ini Kepanjangan Kijang pada Mobil Toyota, Sudah Tahu Belum?
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Warga Protes Jalan Menanjak Setinggi 1,5 Meter di Galaxy Bekasi, Khawatir Kecelakaan dan Banjir
• 39 menit lalukompas.com
thumb
Aksi Brutal di Kemang: 4 Pria Diduga Mabuk Ngamuk di Kafe, Pengunjung dan Karyawan Babak Belur
• 39 menit lalusuara.com
thumb
Waka MPR Bicara Pentingnya Peningkatan Skill SDM Penuhi Kebutuhan Industri
• 49 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.