Jadi Single Parent, Acha Septriasa Bagikan Pola Asuh Anak dengan Bijak

eranasional.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Aktris Acha Septriasa kini menjalani peran sebagai orang tua tunggal setelah resmi bercerai dari sang suami, Vicky Kharisma. Meski kesibukan pekerjaan di Jakarta cukup padat, Acha berkomitmen menjaga kedekatan dengan putrinya, Bridgia, sekaligus memastikan masa depan sang anak tetap terjamin.

Setelah perceraian yang dikabulkan pada Mei 2025, Acha Septriasa harus menata kembali hidupnya sebagai orang tua tunggal. Perempuan 36 tahun ini kini lebih banyak menghabiskan waktu di Jakarta untuk fokus pada kariernya sebagai aktris, namun tetap berupaya menjaga hubungan dekat dengan putrinya.

Dalam sebuah wawancara di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Acha menjelaskan bahwa pola asuh anak telah disepakati bersama mantan suaminya.

“Yang penting sekarang pembagiannya jelas. Papanya pegang dua bulan, aku pegang dua bulan,” ujar Acha. Pola ini dirancang agar Bridgia tetap bisa merasakan kehadiran kedua orang tuanya, meski tinggal terpisah.

Menjadi orang tua tunggal bukan hal mudah, apalagi dengan jadwal kerja yang padat. Acha mengungkapkan dirinya selalu berusaha pulang secara rutin ke rumah putrinya meski harus menempuh perjalanan bolak-balik dari Jakarta.

“Aku pulang satu kali dalam dua bulan. Bayangin aja, aku tetap harus bolak-balik kerja di Jakarta,” tutur Acha.

Meski ada jarak fisik, Acha bersyukur Bridgia memahami situasi ini. “Aku makasih banget sama Brie. Dengan kondisi seperti ini, aku juga jadi tetap bisa bekerja,” imbuhnya.

Kedisiplinan pola asuh ini dianggap penting untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai orang tua dan kebutuhan karier.

Meski pola asuh telah diatur dengan baik, perasaan rindu tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Bridgia. “Kalau lagi nggak sama papanya, dia kangen papanya. Kalau lagi di sana dan aku lagi syuting, dia juga kangen aku,” ungkap Acha.

Acha menyatakan bahwa putrinya tumbuh menjadi anak yang pengertian, mampu menerima kondisi orang tuanya yang kini sudah tidak bersama. Kedekatan emosional tetap dijaga melalui komunikasi rutin dan perhatian setiap kali mereka bertemu.

Sebagai orang tua tunggal, tanggung jawab Acha semakin besar. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah memastikan Bridgia mendapatkan kehidupan yang stabil dan kebutuhan terpenuhi. “Aku harus bisa mencukupi dan menyediakan kebutuhan anakku sendiri,” kata Acha.

Selain aspek finansial, Acha juga menekankan pendidikan dan perkembangan emosional putrinya. Ia berupaya menyeimbangkan antara pekerjaan dan waktu berkualitas bersama anak, agar masa depan Bridgia tetap terjamin secara menyeluruh.

Acha Septriasa dan Vicky Kharisma menikah pada 11 Desember 2016 dan dikaruniai seorang putri. Namun, rumah tangga mereka harus berakhir setelah Acha mengajukan gugatan cerai pada Desember 2024 melalui Pengadilan Agama Jakarta Pusat dengan nomor perkara 1619/Pdt.G/2024/PA.JP. Putusan cerai dikabulkan secara verstek pada 19 Mei 2025.

Meski perceraian meninggalkan dinamika emosional, Acha dan Vicky berusaha tetap profesional dalam membesarkan anak mereka. Pola asuh yang adil dan transparan menjadi kunci agar Bridgia tetap merasakan kasih sayang dari kedua orang tua.

Selain mengurus anak, Acha tetap aktif dalam dunia hiburan. Kesibukannya sebagai aktris menuntut fleksibilitas tinggi, namun ia berupaya mengatur jadwal syuting agar tidak mengganggu waktu bersama putrinya. Dukungan dari keluarga dan tim manajemen juga menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara karier dan tanggung jawab sebagai orang tua tunggal.

Acha Septriasa menegaskan bahwa menjadi orang tua tunggal bukan berarti harus mengorbankan impian pribadi atau karier.

“Dengan pengaturan yang baik, orang tua tunggal tetap bisa bekerja, berkarya, dan memastikan anak mendapatkan perhatian yang cukup,” ujarnya.

Pengalaman Acha menjadi inspirasi bagi banyak orang tua yang menjalani peran serupa. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dengan mantan pasangan, disiplin dalam pola asuh, dan prioritas yang jelas demi kepentingan anak.

Dengan pola asuh yang terstruktur dan komitmen penuh terhadap masa depan putrinya, Acha Septriasa menunjukkan bahwa tantangan menjadi orang tua tunggal dapat dihadapi dengan bijak. Bridgia tetap tumbuh dalam lingkungan yang penuh perhatian, sementara Acha dapat menjalani kariernya tanpa mengurangi kualitas hubungan dengan anak.

Perjalanan Acha sebagai single parent menjadi contoh nyata bagaimana keseimbangan antara kehidupan profesional dan tanggung jawab keluarga dapat dicapai, terutama ketika masa depan anak menjadi prioritas utama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
44 Narapidana Dapat Remisi Imlek: 15 Hari hingga 1,5 Bulan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Tiba di Washington, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump: Bidik Lompatan Kerja Sama Ekonomi
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Libur Long Weekend Imlek Usai, Lalin di Sejumlah Tol Arah ke Jakarta Macet
• 8 jam laludetik.com
thumb
Luhut Usul ke Prabowo Pilih Anak Muda untuk Pimpin Pasar Modal
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Hilal tidak terlihat di Maluku, ketinggian hilal masih -1,740 derajat
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.