FOLK Bakal Akuisisi Perusahaan usai Private Placement

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) berencana mengambil alih mayoritas saham PT Traya Multi Investama (TMI).

PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) berencana mengambil alih mayoritas saham PT Traya Multi Investama (TMI). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) berencana mengambil alih mayoritas saham PT Traya Multi Investama (TMI). Rencana untuk mengakuisisi tersebut muncul setelah perseroan menuntaskan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement.

Dalam keterbukaan informasi, Rabu (18/2/2026), FOLK bakal mengakuisisi hingga 99,96 persen saham TMI. Tak diketahui profil perusahaan TMI. Namun, perusahaan tersebut diketahui berkantor di The Smith Alam Sutera, proyek mixed-use berupa perkantoran, SOHO, dan apartemen yang dikembangkan oleh PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE).

Baca Juga:
Setelah TRUE, Investor Djoni Kini Koleksi 5 Persen Saham FOLK

Aksi korporasi ini dilakukan setelah FOLK mendapatkan dana sebesar Rp57 miliar lewat private placement. Dari skema tersebut, perseroan menerbitkan 143 juta saham baru atau setara 3,63 persen dengan harga pelaksanaan Rp398.

Pemegang saham pengendali FOLK, PT Garam Ventura Indonesia menyerap 92,96 juta saham baru tersebut, sedangkan sisa 50,25 juta saham diserap oleh Sutopo Widodo.

Baca Juga:
FOLK Resmi Tuntaskan Private Placement, Raih Dana Rp57 Miliar

"Rencana penggunaan dana PMTHMETD untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan atau entitas anak usaha perseroan," kata manajemen FOLK, Selasa (20/1/2026).

Terkait pihak pembeli, FOLK beralasan partisipasi pemegang saham terafiliasi bertujuan memberikan kepastian pendanaan sekaligus mendukung percepatan implementasi rencana bisnis FOLK.

"Komitmen pendanaan dari pihak terafiliasi memungkinkan perseroan untuk memperoleh tambahan modal secara tepat waktu, tanpa menghambat langkah ekspansi dan pengembangan usaha yang sedang dan akan dijalankan," katanya.

Dengan setoran modal baru ini, jumlah saham FOLK meningkat menjadi 4,09 miliar dari 3,95 miliar saham. Sementara itu, jumlah modal disetor dan dibayar penuh naik dari Rp78,96 miliar menjadi Rp81,83 miliar.

Folk Group diketahui memiliki tiga unit bisnis utama, yakni media on-demand (USS Networks), ritel (drSoap, Amazara, dan Syca), serta Intellectual Property & Community.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Soroti Sawah di Tapteng Tertimbun Lumpur 2 Meter, Usul Program Cetak Sawah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Bayar Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang, Rano Karno Geram dan Libatkan TNI Sikat Preman
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Bukalapak (BUKA) Klarifikasi Koreksi Dana Buyback dan Keterlibatan Afiliasi
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
IMF Usul Pajak Karyawan Naik, Purbaya: Enggak!
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PBNU Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Kamis 19 Februari 2026
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.