Adani Investasi US$100 Miliar untuk Bangun Pusat Data AI Terbesar

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

GRUP Adani, perusahaan multinasional raksasa asal India, mengumumkan investasi sebesar US$100 miliar atau Rp1.683 triliun untuk mengembangkan pusat data AI skala yang didukung energi terbarukan pada 2035. Inisiatif ini akan membangun platform energi dan komputasi berdaulat jangka panjang yang dirancang untuk memposisikan India sebagai pemimpin global dalam Revolusi Kecerdasan yang sedang berkembang.

Investasi ini diharapkan dapat memicu tambahan US$150 miliar pada 2035 di bidang manufaktur server, infrastruktur listrik canggih, platform cloud berdaulat, dan industri pendukung. Secara keseluruhan, ini diproyeksikan akan menciptakan ekosistem infrastruktur AI senilai US$250 miliar di India selama dekade ini.

"Dunia sedang memasuki Revolusi Kecerdasan yang lebih mendalam daripada Revolusi Industri sebelumnya," kata, Chairman Adani Group Gautam Adani dalam keterangan resmi, Selasa (18/2).

Baca juga : Komitmen Tingkatkan Literasi dan Akses Investasi, Bibit.id Sabet Penghargaan Bergengsi

Menurutnya, negara-negara yang menguasai keseimbangan antara energi dan komputasi diproyeksi akan membentuk dekade berikutnya. India, katanya, berada pada posisi unik untuk memimpin.

“Di Adani, kami membangun fondasi kami di pusat data dan energi hijau untuk berekspansi ke dalam tumpukan AI lima lapis lengkap yang berfokus pada kedaulatan teknologi India. India tidak akan hanya menjadi konsumen di era AI. Kami akan menjadi pencipta, pembangun, dan pengekspor kecerdasan, dan kami bangga dapat berpartisipasi dalam masa depan itu,” ujarnya.

Peta jalan ini dibangun di atas pusat data nasional AdaniConnex yang sudah ada dengan kapasitas 2 GW, dan diperluas menuju target 5 GW. Itu digadang-gadang menempatkan India di pusat ekonomi AI global.

Baca juga : 50 Perusahaan Asal AS Dijamu Makan Prabowo

Visi tersebut didukung oleh kemitraan penting dengan Google untuk membangun kampus pusat data AI skala gigawatt terbesar di Visakhapatnam, India. Kemitraan itu juga dilakukan bersama kampus tambahan di Noida, dan dengan Microsoft yang mencakup Hyderabad dan Pune.

Grup Adani juga sedang berdiskusi dengan pemain utama lainnya yang ingin membangun kampus skala besar di seluruh India, sehingga semakin memperkuat posisinya sebagai mitra infrastruktur AI utama di India.

Sejalan dengan visi ini, Grup juga akan memperdalam kemitraan pusat data dengan Flipkart. Tujuannya memajukan kolaborasi menuju pengembangan pusat data AI kedua yang dirancang khusus untuk mendukung perdagangan digital generasi berikutnya dari Flipkart, komputasi berkinerja tinggi, dan beban kerja AI skala besar. (H-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.862 saat Dolar AS Bertenaga
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Lari Jarak Jauh hingga Kids Dash, Aspek Keamanan Jadi Sorotan
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Fatwa Haram Buang Sampah ke Sungai: Mampukah Pendekatan Agama Menjawab Darurat Lingkungan?
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Strategi Cerdas Kelola Keuangan Ramadan: Seni Menahan Diri agar Tak Boncos
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Ekor Sapi Disembelih dan Dimasak hingga Dibagikan untuk Pondok Pesantren di Aceh dari Prabowo
• 5 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.