PT Mercury Strategic Indonesia selaku pengendali baru PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) resmi mengumumkan rencana pelaksanaan tender wajib atas sebanyak-banyaknya 5.851.111.504 saham, setara sekitar 73,129% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor NATO.
Periode tender wajib berlangsung selama 30 hari, dimulai sejak 19 Februari 2026 hingga 20 Maret 2026. Harga penawaran tender ditetapkan sebesar Rp183,00 per saham.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham NATO di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari terakhir, yakni sejak 16 September 2025 hingga 14 Desember 2025 yang tercatat Rp162,38 per saham.
Harga tersebut juga sama dengan nilai pengambilalihan yang dibayarkan pengendali baru, yakni Rp183,00 per saham. Dengan harga tersebut, nilai maksimum penawaran tender wajib ini mencapai Rp1.070.753.405.232.
Baca Juga: Multi Garam (FOLK) Berencana Caplok 99,96% Saham Traya Multi Investama
"Pengendali baru dengan dengan ini menyatakan telah memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan penawaran tender wajib untuk membeli seluruh saham perusahaan sasaran yang dimiliki pemegang saham yang ditawarkan per tanggal keterbukaan informasi ini. Dana ini berasal dari kas internal pengendali baru," kata manajemen.
Sebelumnya, pada 12 Desember 2025, telah terjadi transaksi melalui pasar negosiasi. Dalam hal ini, saham NATO milik PT Karunia Berkah Jayasejahtera sebanyak 2.150.000.000 saham atau setara 26,871% berpindah tangan kepada PT Mercury Strategic Indonesia. Transaksi inilah yang menandai perubahan pengendalian di tubuh Perseroan.
"Pengambilalihan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat struktur pengendalian perusahaan, mendukung kesinambungan operasional, serta membuka ruang bagi pengembangan usaha di masa mendatang," ujar manajemen.
Baca Juga: Pengendali Baru Mulai Tender Wajib Saham STAR, Pasang Harga Rp88 per Lembar
Melalui langkah ini, diharapkan NATO dapat melakukan optimalisasi proses bisnis, meningkatkan efisiensi, serta memanfaatkan peluang strategis yang mendukung pertumbuhan usaha. Secara keseluruhan, pengambilalihan ini dimaksudkan untuk menciptakan nilai tambah bagi Perseroan dan seluruh pemangku kepentingannya.
Pengambilalihan ini juga dinilai membuka peluang sinergi bisnis, diversifikasi portofolio, serta optimalisasi kegiatan usaha secara menyeluruh guna memperluas ruang pertumbuhan dan meningkatkan nilai jangka panjang NATO.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)

