Vinicius Junior kecewa dengan kelakuan pemain Benfica yakni Gianluca Prestianni. Vini menganggap Prestianni melakukan tindakan rasis kepadanya saat Madrid melawan Benfica di playoff Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB.
Prestianni diduga melakukan rasis dan mengatakannya sambil ditutupi kaos. Vini meminta pelaku rasis dihukum tegas.
“Orang-orang rasis, pada dasarnya, adalah pengecut. Mereka bahkan perlu menutup mulut mereka sendiri untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka,” ucap Vini dikutip BBC.
“Namun, mereka mendapat perlindungan dari pihak lain yang seharusnya memiliki kewajiban jelas untuk menghukum mereka dalam situasi seperti ini,” tambahnya.
Pada laga ini, Madrid meraih kemenangan dengan skor 1-0. Vinicius jadi pencetak gol tunggal dari laga tersebut.





