Donald Trump Sampaikan Pesan Ramadhan bagi Umat Islam, Serukan Perbanyak Amal Kebaikan

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan kepada umat Islam di AS maupun seluruh dunia. Trump dalam pesan Ramadhan yang dirilis Gedung Putih, mengharapkan kebaikan dan pembaruan spiritual di bulan suci ini. 

"Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semua yang merayakan Ramadhan," kata Trump dalam keterangan persnya dikutip Rabu, 18 Februari 2026. 

Baca Juga :
Tembus Rp 45 Ribu Per Kg, Mendag Budi Bakal Cek Harga Daging Ayam di Pasaran
Liga Inggris Kembali Terapkan Jeda Ramadhan 2026, Pemain Muslim Bisa Berbuka Puasa di Tengah Laga

"Setiap Ramadhan merupakan musim yang penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, meditasi reflektif, dan apresiasi atas berkah Tuhan yang tak terhitung jumlahnya."

Trump menggambarkan bulan suci Ramadhan -- sebagaimana umumnya dilakukan warga muslim dunia dan khususnya di AS, mengisinya dengan berpuasa dan memperbanyak doa, memperkuat ikatan keluarga dan komunitas, serta menegaskan nilai-nilai bersama tentang kasih sayang, amal kebajikan, belas kasihan, dan kerendahan hati.

"Hak yang diberikan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas Bangsa kita dan pilar kemakmuran dan kekuatan kita. Karena alasan ini, setiap hari, Pemerintahan saya memastikan bahwa semua warga negara dapat menjalankan keyakinan mereka, mengikuti hati nurani mereka, dan beribadah secara bebas—karena kebebasan beragama berarti kebebasan untuk menjalankan agama Anda dengan bangga dan tanpa takut akan penganiayaan," ungkap Trump

Pada momentum bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan kebaikan ini, Trump "memanjatkan doa untuk kebahagiaan" dan "perdamaian di seluruh dunia" 

AS-Kanada Awali Ramadhan 18 Februari 

Dewan Fiqih Amerika Utara (FCNA) menetapkan bahwa awal Ramadhan 1446 Hijriah/2026 untuk wilayah Amerika dan Kanada jatuh hari Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan itu berdasarkan perhitungan astronomi (hisab) sebagai metode Syariah yang dapat diterima untuk menentukan awal bulan lunar, termasuk bulan Ramadhan dan Syawal. 

FCNA secara historis menggunakan kriteria Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (ECFR), yaitu bahwa di suatu tempat di bumi, saat matahari terbenam, elongasi harus minimal 8 derajat dan bulan harus setidaknya 5 derajat di atas cakrawala. 

Jika kondisi ini terpenuhi, maka dipastikan bulan berada di atas cakrawala dan akan terlihat di suatu tempat di bumi. Oleh karena itu, bulan lunar baru akan dimulai keesokan harinya, jika tidak, akan dimulai pada hari setelahnya.

Baca Juga :
Bukan Bedug, Dentuman Meriam Ini Paling Ditunggu Warga UAE saat Ramadhan
Pemprov DKI Larang Diskotek hingga Kelab Malam Buka Selama Ramadhan 2026
Daftar Lokasi Puasa Paling Lama pada Ramadhan 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkes Budi Desak Renovasi 8.850 Rumah Nakes Dipercepat
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Luhut Usul ke Prabowo Pilih Anak Muda untuk Pimpin Pasar Modal
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Masjid Agung At-Tin Siap Sambut Tarawih Perdana Ramadan 2026, Ada Takjil Gratis untuk Jemaah
• 3 jam laludisway.id
thumb
MKD Tegaskan Pemilihan Adies Kadir Sesuai Prosedur
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Ini Langkah Jitu Mendag Jaga Stok dan Harga Pangan Selama Ramadan 2026
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.